BEAUTY

No More 'Salah Shade'! Guide Pilih Cushion Biar Kulit Sawo Matang Makin Glowing

Yatin Suleha
Selasa 17 Februari 2026 / 16:21
Ringkasnya gini..
  • Kesalahan memilih shade sering membuat hasil makeup terlihat abu-abu.
  • Area terbaik untuk mencoba cushion adalah bagian rahang karena warnanya paling mendekati leher.
  • Pilih shade cushion yang menyertakan indikasi undertone.
Jakarta: Memilih warna cushion untuk kulit sawo matang sering terasa membingungkan. Banyak produk terlihat cocok saat pertama dicoba, tetapi setelah dipakai justru membuat wajah tampak keabu-abuan, terlalu pucat, atau malah lebih gelap dari leher. 

Kondisi ini cukup umum terjadi karena warna kulit sawo matang memiliki karakter hangat dan kaya pigmen, sehingga membutuhkan shade yang benar-benar selaras dengan warna asli kulit serta undertone. 

Padahal, bila pilihan warnanya tepat, kulit sawo matang justru sangat mudah terlihat sehat, glowing, dan natural tanpa perlu makeup berlapis. 
 
Oleh karena itu, memahami cara memilih shade yang benar menjadi langkah penting supaya hasil makeup tidak belang dan tetap menyatu dengan leher dalam berbagai kondisi pencahayaan.
 

Tips memilih shade cushion untuk kulit sawo matang


Kulit sawo matang termasuk warna kulit yang paling banyak dimiliki masyarakat Indonesia. Warna ini identik dengan nuansa hangat dan eksotis, serta bisa terlihat sangat cerah bila produk complexion yang dipakai sesuai.

Kesalahan memilih shade sering membuat hasil makeup terlihat abu-abu, terlalu gelap, atau tidak menyatu dengan warna kulit asli.
 

1. Tes di rahang, bukan di tangan




(Untuk kulit sawo matang hingga gelap, sebaiknya menghindari cushion yang terlalu putih atau terlalu pink karena bisa membuat wajah tampak tidak natural. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Area terbaik untuk mencoba cushion adalah bagian rahang karena warnanya paling mendekati leher. Warna tangan sering berbeda akibat paparan matahari sehingga kurang akurat. Oleskan sedikit cushion di rahang lalu ratakan tipis untuk melihat kecocokannya.
 

2. Kenali undertone kulit


Mengetahui undertone membantu menghindari hasil makeup yang kusam atau terlalu kuning. Pilih shade cushion yang menyertakan indikasi undertone (warm/neutral/cool) jika tersedia. Cara sederhana mengenali undertone:

• Pembuluh darah di pergelangan

Biru atau ungu = cool
Kehijauan = warm
Sulit dibedakan = neutral

• Kecocokan perhiasan

Emas biasanya lebih cocok untuk warm
Perak cocok untuk cool
Keduanya cocok = neutral

• Reaksi terhadap warna pakaian

Jika warna hangat seperti coklat atau kuning membuat wajah terlihat lebih segar, kemungkinan undertone termasuk warm.
Umumnya, kulit sawo matang memiliki tiga undertone utama:

• Warm (kuning/golden): cocok dengan shade bernuansa kuning atau peach
• Neutral: perpaduan seimbang, paling mudah menyesuaikan berbagai shade
• Olive: sedikit kehijauan, mudah terlihat abu-abu bila salah warna.

Untuk kulit sawo matang hingga gelap, sebaiknya menghindari cushion yang terlalu putih atau terlalu pink karena bisa membuat wajah tampak tidak natural.
 

3. Cek oksidasi setelah 10-15 menit


Setelah mencoba di rahang, tunggu sekitar 10-15 menit. Waktu ini cukup untuk melihat apakah warna berubah menjadi lebih gelap. Jika shade awalnya cocok lalu menggelap, berarti produk mengalami oksidasi di kulit.
 

4. Ratakan ke leher dan lihat di cahaya alami


Jika warna sudah terlihat pas, ratakan tipis hingga mendekati leher. Periksa hasilnya di cahaya alami, misalnya dekat jendela. Pastikan tidak ada garis pemisah dan warna terlihat menyatu dari jarak dekat maupun jauh.
   

Rekomendasi shade aman untuk kulit sawo matang


Beberapa kategori warna yang biasanya paling cocok untuk kulit Indonesia:

• Medium - warm beige: cocok untuk sawo matang cerah
• Golden atau honey tone: ideal untuk sawo matang medium dengan nuansa hangat
• Deep medium atau caramel: sesuai untuk sawo matang yang lebih gelap
• Neutral brown: pilihan aman untuk hasil natural tanpa terlalu kuning

Intinya, pilih shade yang menyatu dengan warna leher, bukan yang membuat wajah terlihat lebih putih.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH