BEAUTY
Tasya Farasya Via MOP Beauty Rilis Lagu Baru Buat Comeback Cushion, The Ultimate Flex!
Yatin Suleha
Senin 13 Juli 2026 / 21:18
- Enggak cuma dengerin feedback soal shade dan kemasan, MOP Beauty kali ini berani tampil beda!
- Mereka baru aja merilis original single berjudul "Unbothered".
- Ini bukan sekadar campaign biasa, ya. Lagu ini jadi bukti kalau MOP Beauty emang niat banget buat dobrak batasan.
Jakarta: Enggak cuma dengerin feedback soal shade dan kemasan, MOP Beauty (Mother of Pearl merek kosmetik milik Tasya Farasya) kali ini berani tampil beda! Mereka baru aja merilis original single berjudul "Unbothered".
Ini bukan sekadar campaign biasa, ya. Lagu ini jadi bukti kalau MOP Beauty emang niat banget buat dobrak batasan dan kasih warna baru di dunia kecantikan. Auto-stand out banget!
“Sejak MOP launch Unbothered Cushion, ada beberapa masalah dan sekarang kami sudah melakukan perubahan. Pertama, ada yang komplain shade-nya terlalu kuning, jadi kami perbaiki itu dengan remapping lagi dan redefine shade-nya bersama color expert," ujar Tasya Farasya, CEO & Founder, MOP Beauty.
"Untuk formula sendiri sebenarnya tidak ada masalah — memang permasalahannya ada di packaging dan shade range-nya, dan semuanya sudah kami perbaiki dengan baik dan benar, bukan sembarangan dan tidak asal-asalan.”
Proses pengembangan shade pada edisi terbaru ini melibatkan color expert untuk memastikan hasil yang lebih presisi.
Kode penamaan shade diperbarui agar lebih mudah dipahami dan langsung mencerminkan undertone-nya: "C" untuk cool, "N" untuk neutral, "W" untuk warm, dan "O" untuk olive — sementara nama shade yang sudah dikenal konsumen tetap dipertahankan agar proses transisi terasa mudah.

(“Kami percaya campaign yang kuat itu bukan cuma soal mempromosikan produk, tapi soal menciptakan momen yang membuat orang mau terlibat dengan cara yang berbeda," jelas Nabila, Creative Director, MOP Beauty. Foto: Dok. Istimewa)
Sebanyak 7 shade baru turut ditambahkan, sehingga Unbothered Demi-Matte Cushion kini hadir dalam 14 pilihan shade.
“Kami memulai proses ini dari color mapping dan personal color analysis yang dikembangkan oleh laboratorium di Korea, namun kami menyadari bahwa data tersebut tidak dapat langsung diterapkan pada pasar Indonesia," jelas Alvia Mahrizka, Head of Product Development, MOP Beauty.
"Karena itu, data tersebut kami align kembali dengan personal color insight lokal, agar shade yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan karakter dan undertone kulit masyarakat Indonesia, bukan sekedar hasil adaptasi dari data luar negeri."
"Remapping shade olive menjadi salah satu fokus utama kami, mengingat tingginya permintaan konsumen akan pilihan yang lebih spesifik untuk karakter warna kulit tersebut.”
Dan soal lagu “Unbothered” yang dibawakan langsung oleh Tasya Farasya sendiri selaku CEO & Founder MOP Beauty, yang untuk pertama kalinya tampil sebagai penyanyi.
Prosesnya dijalani mulai dari vocal training dari nol hingga menuntaskan proses rekaman, didampingi vocal coach Fabio Asher.
"Original single ini bukan sekadar campaign asset, melainkan jantung dari keseluruhan campaign. Karena pada akhirnya, kami enggak cuma ingin meluncurkan sebuah produk, tapi juga menciptakan sesuatu yang terus diingat, bahkan setelah campaign-nya berakhir," ujar Nabila, Creative Director, MOP Beauty.
"Itu sebabnya kami memilih pendekatan yang lebih personal, dengan CEO kami sendiri yang turun tangan menjalani prosesnya dari nol," pungkas Nabila.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Ini bukan sekadar campaign biasa, ya. Lagu ini jadi bukti kalau MOP Beauty emang niat banget buat dobrak batasan dan kasih warna baru di dunia kecantikan. Auto-stand out banget!
“Sejak MOP launch Unbothered Cushion, ada beberapa masalah dan sekarang kami sudah melakukan perubahan. Pertama, ada yang komplain shade-nya terlalu kuning, jadi kami perbaiki itu dengan remapping lagi dan redefine shade-nya bersama color expert," ujar Tasya Farasya, CEO & Founder, MOP Beauty.
"Untuk formula sendiri sebenarnya tidak ada masalah — memang permasalahannya ada di packaging dan shade range-nya, dan semuanya sudah kami perbaiki dengan baik dan benar, bukan sembarangan dan tidak asal-asalan.”
Proses pengembangan shade pada edisi terbaru ini melibatkan color expert untuk memastikan hasil yang lebih presisi.
Kode penamaan shade diperbarui agar lebih mudah dipahami dan langsung mencerminkan undertone-nya: "C" untuk cool, "N" untuk neutral, "W" untuk warm, dan "O" untuk olive — sementara nama shade yang sudah dikenal konsumen tetap dipertahankan agar proses transisi terasa mudah.

(“Kami percaya campaign yang kuat itu bukan cuma soal mempromosikan produk, tapi soal menciptakan momen yang membuat orang mau terlibat dengan cara yang berbeda," jelas Nabila, Creative Director, MOP Beauty. Foto: Dok. Istimewa)
Sebanyak 7 shade baru turut ditambahkan, sehingga Unbothered Demi-Matte Cushion kini hadir dalam 14 pilihan shade.
“Kami memulai proses ini dari color mapping dan personal color analysis yang dikembangkan oleh laboratorium di Korea, namun kami menyadari bahwa data tersebut tidak dapat langsung diterapkan pada pasar Indonesia," jelas Alvia Mahrizka, Head of Product Development, MOP Beauty.
"Karena itu, data tersebut kami align kembali dengan personal color insight lokal, agar shade yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan karakter dan undertone kulit masyarakat Indonesia, bukan sekedar hasil adaptasi dari data luar negeri."
"Remapping shade olive menjadi salah satu fokus utama kami, mengingat tingginya permintaan konsumen akan pilihan yang lebih spesifik untuk karakter warna kulit tersebut.”
Dan soal lagu “Unbothered” yang dibawakan langsung oleh Tasya Farasya sendiri selaku CEO & Founder MOP Beauty, yang untuk pertama kalinya tampil sebagai penyanyi.
Prosesnya dijalani mulai dari vocal training dari nol hingga menuntaskan proses rekaman, didampingi vocal coach Fabio Asher.
Baca Juga :
Tasya Farasya Wawancarai Meryl Streep dan Anne Hathaway di Premier The Devil Wears Prada 2
"Original single ini bukan sekadar campaign asset, melainkan jantung dari keseluruhan campaign. Karena pada akhirnya, kami enggak cuma ingin meluncurkan sebuah produk, tapi juga menciptakan sesuatu yang terus diingat, bahkan setelah campaign-nya berakhir," ujar Nabila, Creative Director, MOP Beauty.
"Itu sebabnya kami memilih pendekatan yang lebih personal, dengan CEO kami sendiri yang turun tangan menjalani prosesnya dari nol," pungkas Nabila.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)