BEAUTY

Journey into Sustainability, Cara Baru Beauty Lebih Peduli Lingkungan

A. Firdaus
Kamis 23 April 2026 / 16:10
Ringkasnya gini..
  • Salah satu instalasi yang mencuri perhatian adalah kanopi berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang.
  • Industri kecantikan kini tak lagi hanya soal tampil menarik, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan.
  • Komitmen terhadap sustainability juga diwujudkan lewat Product Pop-Up.
Jakarta: Industri kecantikan kini tak lagi hanya soal tampil menarik, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Lewat inisiatif 'Journey into Sustainability', Liberty Society bersama MOP Beauty mengajak publik melihat sisi lain dari dunia beauty, yang lebih sadar lingkungan dan berkelanjutan.

Program ini hadir dalam rangkaian ARTCYCLE di ASHTA District 8, berlangsung mulai 17 April hingga 17 Mei 2026. Mengusung pendekatan visual dan edukatif, kamu diajak memahami perjalanan limbah, termasuk realita di Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta.
 

Dari limbah jadi bernilai


Lewat instalasi yang imersif, pengunjung diperlihatkan bagaimana sampah sehari-hari, mulai dari banner, tekstil, plastik, hingga limbah organik, bisa diolah kembali menjadi produk fungsional.

Salah satu instalasi yang mencuri perhatian adalah kanopi berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang. Bentuknya yang bergelombang merepresentasikan tumpukan sampah, sekaligus menyiratkan potensi tersembunyi jika limbah dikelola dengan tepat.
 
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa limbah tidak berhenti sebagai sampah, tetapi bisa memiliki kehidupan kedua,” ujar CEO Liberty Society, Tamara Gondo.
 

Beauty yang lebih dekat dengan sustainability


CEO & Founder MOP Beauty, Tasya Farasya, menekankan bahwa konsep sustainability seharusnya terasa dekat dan mudah dilakukan.

“Kami ingin mengajak semua orang mulai dari langkah kecil, karena setiap kontribusi punya peran dalam masa depan beauty yang lebih baik,” ujar Tasya.



Salah satu langkah nyata yang dihadirkan adalah dropbox station untuk mengumpulkan kemasan kosmetik kosong. Limbah tersebut kemudian akan diproses dalam siklus daur ulang bersama mitra pengelola.
 

Interaktif dan edukatif


Tak sekadar pameran, ruang ini dirancang sebagai pengalaman interaktif. Kamu bisa mengeksplorasi proses daur ulang di area Upcycled Museum, hingga berpartisipasi langsung di Repair Station dengan mempersonalisasi tote bag menggunakan aksesoris ramah lingkungan.

Ada juga instalasi Tree of Hope, tempat kamu menuliskan harapan untuk bumi, serta area foto estetik berbasis moss yang menjadi daya tarik tersendiri.
 

Dukung ekonomi sirkular


Komitmen terhadap sustainability juga diwujudkan lewat Product Pop-Up yang menghadirkan berbagai produk hasil kolaborasi dengan startup ramah lingkungan. Mulai dari aksesori berbahan limbah hingga produk berbasis penanaman pohon, semuanya mengusung konsep ekonomi sirkular.

Menariknya, 10 persen dari penjualan selama acara akan disalurkan untuk program pemberdayaan perempuan melalui Liberty Society Foundation.
 

Beauty dengan dampak nyata


Rangkaian acara ini juga dilengkapi sesi diskusi hingga Gathering Night yang digelar bertepatan dengan Hari Bumi, sebagai pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Melalui “Journey into Sustainability”, Liberty Society dan MOP Beauty ingin menunjukkan bahwa industri kecantikan bisa menjadi bagian dari solusi lingkungan. Bukan hanya tentang tampil cantik, tetapi juga tentang bagaimana setiap pilihan yang kita buat bisa berdampak bagi bumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH