BEAUTY

Glowing Nggak Cukup dari Skincare, Tren Beauty from Within Makin Dilirik

A. Firdaus
Sabtu 06 Juni 2026 / 18:10
Ringkasnya gini..
  • Konsep beauty from within atau merawat kecantikan dari dalam tubuh semakin menjadi perhatian.
  • Perubahan tren ini didorong oleh pemahaman bahwa kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi produk yang digunakan di permukaan.
  • Kulit sehat tidak hanya diukur dari tampilan yang cerah atau glowing.
Jakarta: Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kecantikan terus berkembang. Jika dulu perawatan kulit identik dengan penggunaan skincare dari luar, kini konsep beauty from within atau merawat kecantikan dari dalam tubuh semakin menjadi perhatian, khususnya di kalangan Gen Z dan milenial.

Perubahan tren ini didorong oleh pemahaman bahwa kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi produk yang digunakan di permukaan, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan, mulai dari asupan nutrisi, keseimbangan pencernaan, hingga perlindungan terhadap radikal bebas.

Melihat tren tersebut, WYCE meluncurkan collagen drink yang mengandung Korean Heartleaf (Houttuynia cordata), bahan botani yang populer dalam industri skincare Korea karena dikenal memiliki manfaat untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Chintya Tedjaatmadja, kulit sehat tidak hanya diukur dari tampilan yang cerah atau glowing.

"Definisi kulit sehat itu bukan sekadar putih atau glowing. Kulit yang sehat harus memiliki skin barrier yang kuat, kelembapan yang seimbang, serta tidak mudah mengalami iritasi," ujarnya dalam peluncuran produk di Jakarta.
 

Mengenal Korean Heartleaf yang populer di Korea


Korean Heartleaf telah lama digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit di Korea Selatan, terutama untuk membantu menenangkan kulit sensitif dan rentan berjerawat.

Tanaman ini mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang berperan dalam melindungi kulit dari paparan radikal bebas.

Menurut dr. Chintya, kandungan tersebut dapat membantu menjaga kesehatan skin barrier, mendukung regenerasi kulit, serta membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat.


Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Chintya Tedjaatmadja (kanan). Dok. Ist

"Antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit karena membantu melawan stres oksidatif yang dapat mempercepat proses penuaan kulit," jelasnya.

Selain itu, sifat antiinflamasi yang dimiliki Heartleaf juga membuat bahan ini banyak digunakan untuk membantu menenangkan kulit yang mudah mengalami kemerahan atau peradangan.
 

Hubungan pencernaan dan kesehatan kulit


Menariknya, tren beauty from within saat ini tidak hanya berfokus pada kolagen. Semakin banyak penelitian yang menyoroti hubungan antara kesehatan saluran cerna dan kondisi kulit, yang dikenal sebagai konsep gut-skin axis.

Konsep ini menjelaskan bahwa keseimbangan mikrobioma usus dapat memengaruhi berbagai kondisi kulit, termasuk peradangan, jerawat, hingga tingkat hidrasi kulit.

Karena itu, pendekatan kecantikan modern mulai menggabungkan nutrisi untuk kulit sekaligus dukungan terhadap kesehatan pencernaan. Kondisi usus yang sehat diyakini dapat membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, termasuk nutrisi yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.
 

Beauty from Within jadi gaya hidup baru


Founder dan CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, menilai masyarakat Indonesia kini mulai melihat kesehatan sebagai fondasi utama kecantikan. Menurutnya, pendekatan perawatan kulit dari dalam menjadi semakin relevan karena mampu melengkapi rutinitas perawatan dari luar yang selama ini sudah dilakukan banyak orang.

"Kami melihat adanya perubahan cara pandang masyarakat terhadap kecantikan. Kulit yang sehat berawal dari tubuh yang sehat, sehingga pendekatan dari dalam dan luar perlu berjalan beriringan," ujarnya.

Selain menawarkan kandungan kolagen dan Heartleaf, produk ini juga mengusung konsep #GutHealthGoodSkin yang menyoroti pentingnya kesehatan pencernaan dalam mendukung kondisi kulit yang optimal.

Tren beauty from within sendiri diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan holistik. Bagi para pencinta skincare, pendekatan ini menjadi pengingat bahwa kulit sehat tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan di permukaan, tetapi juga pada apa yang dikonsumsi setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH