BEAUTY
Enggak Perlu Ribet, Ini Basic Skincare ala Dokter Tompi
Aulia Putriningtias
Rabu 07 Januari 2026 / 14:14
Jakarta: Skincare adalah salah satu rangkaian perawatan wajah untuk menjaga dan melindungi kulit. Rangkaian skincare sering kali terdengar ribet, tetapi sebenarnya tidak juga!
Semakin banyak produk skincare hadir di pasaran, membuat kita mungkin bingung, mulai dari mana? Apakah harus wajib menggunakan semuanya atau tidak?
Jika kamu bingung memulai, kamu bisa ikuti tips dari dr. Tompi. Melansir chanel YouTube TS Media, dokter Teuku Adifitrian atau akrab disapa dr. Tompi, membagikan tiga produk basic skincare yang paling penting untuk kulit.
Adapun basic-basic skincare yang wajib ala dr. Tompi dan enggak ribet sama sekali, antara lain:
.jpg)
(Pembersih wajah penting karena mengangkat kotoran, minyak, sel kulit mati, dan sisa makeup yang menyumbat pori-pori, mencegah jerawat, dan kulit kusam. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Tahapan cleansing bisa dimulai dengan membersihkan wajah menggunakan wajah dengan micellar water dan/atau facial wash yang lembut, disesuaikan dengan jenis kulit.
Jangan terlalu sering serta hindari eksfoliasi agresit. Karena kulit memiliki siklus regenerasi sendiri setiap 28 hari.
Moisturizer untuk melembapkan kulit juga masuk bagian rangkain penting. Dr. Tompi menegaskan bahwa cukup satu pelembap yang tepat daripada tumpukan produk aktif yang mungkin merusak.
Gunakan pelembap yang sesuai jenis kulit, seperti kering, berminyak, sensitif. Hal ini tentunya untuk menjaga kelembapan dan memperbaiki skin barrier.
Sunscreen atau tabir surya adalah elemen wajib walau hanya di dalam ruangan. Tujuannya membentengi kulit dari paparan UV yang bisa menyebabkan flek, penuaan dini, dan kerusakan barrier.
Dengan kondisi di Indonesia saat ini, ada kriteria sunscreen. Seperti SPF minimal 30, re-apply saat perlu, dan jangan ganti-ganti produk terus-menerus untuk menghindari iritasi.
Itulah beberapa rekomendasi basic skincare ala dr. Tompi. Jadi, enggak ada alasan ribet lagi, nih, untuk mengaplikasikan skincare setiap hari!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Semakin banyak produk skincare hadir di pasaran, membuat kita mungkin bingung, mulai dari mana? Apakah harus wajib menggunakan semuanya atau tidak?
Jika kamu bingung memulai, kamu bisa ikuti tips dari dr. Tompi. Melansir chanel YouTube TS Media, dokter Teuku Adifitrian atau akrab disapa dr. Tompi, membagikan tiga produk basic skincare yang paling penting untuk kulit.
Baca Juga :
Rekomendasi Moisturizer Jepang untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Harga Mulai dari Rp90 Ribuan
Adapun basic-basic skincare yang wajib ala dr. Tompi dan enggak ribet sama sekali, antara lain:
1. Cleansing atau pembersih
.jpg)
(Pembersih wajah penting karena mengangkat kotoran, minyak, sel kulit mati, dan sisa makeup yang menyumbat pori-pori, mencegah jerawat, dan kulit kusam. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Tahapan cleansing bisa dimulai dengan membersihkan wajah menggunakan wajah dengan micellar water dan/atau facial wash yang lembut, disesuaikan dengan jenis kulit.
Jangan terlalu sering serta hindari eksfoliasi agresit. Karena kulit memiliki siklus regenerasi sendiri setiap 28 hari.
2. Moisturizing atau pelembap
Moisturizer untuk melembapkan kulit juga masuk bagian rangkain penting. Dr. Tompi menegaskan bahwa cukup satu pelembap yang tepat daripada tumpukan produk aktif yang mungkin merusak.
Gunakan pelembap yang sesuai jenis kulit, seperti kering, berminyak, sensitif. Hal ini tentunya untuk menjaga kelembapan dan memperbaiki skin barrier.
3. Protection atau tabir surya
Sunscreen atau tabir surya adalah elemen wajib walau hanya di dalam ruangan. Tujuannya membentengi kulit dari paparan UV yang bisa menyebabkan flek, penuaan dini, dan kerusakan barrier.
Dengan kondisi di Indonesia saat ini, ada kriteria sunscreen. Seperti SPF minimal 30, re-apply saat perlu, dan jangan ganti-ganti produk terus-menerus untuk menghindari iritasi.
Itulah beberapa rekomendasi basic skincare ala dr. Tompi. Jadi, enggak ada alasan ribet lagi, nih, untuk mengaplikasikan skincare setiap hari!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)