BEAUTY
Rambut Frizzy Bikin Bad Mood? Cek Dulu Penyebab Utama Rambut Kering
A. Firdaus
Jumat 24 Juli 2026 / 15:37
- Rambut yang terasa kering, sulit diatur, dan mudah kusut bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
- Masalah ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga menjadi tanda bahwa rambut kehilangan kelembapan dan perlindungan alaminya.
- Secara umum, rambut kering dan kusut terjadi karena kutikula atau lapisan terluar rambut mengalami kerusakan.
Jakarta: Rambut yang terasa kering, sulit diatur, dan mudah kusut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu.
Masalah ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga menjadi tanda bahwa rambut kehilangan kelembapan dan perlindungan alaminya. Dengan mengetahui penyebabnya, perawatan yang dilakukan pun bisa lebih tepat sasaran.
Secara umum, rambut kering dan kusut terjadi karena kutikula atau lapisan terluar rambut mengalami kerusakan.
Ketika kutikula terbuka dan permukaannya menjadi kasar, kelembapan serta minyak alami rambut lebih mudah hilang. Akibatnya, helaian rambut saling bergesekan, mudah bertaut, dan akhirnya menjadi kusut.
Cara merawat rambut sehari-hari dapat memengaruhi kondisi batang rambut. Terlalu sering keramas dapat mengurangi sebum, yaitu minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan rambut.
Selain itu, tidak menggunakan kondisioner setelah keramas, membuat rambut kehilangan hidrasi sehingga terasa lebih kering.
Proses kimia seperti bleaching, pewarnaan, pelurusan, atau pengeritingan yang dilakukan terlalu sering juga dapat merusak lapisan pelindung rambut.
Kebiasaan menggosok rambut dengan handuk secara kasar pun berisiko merusak kutikula, sehingga rambut menjadi lebih mudah kusut dan patah.
.jpg)
(Penggunaan hair dryer dan catokan bersuhu tinggi secara terus-menerus, tanpa perlindungan vitamin rambut dapat membuat batang rambut lebih rapuh, Foto: Dok. Pexels.com)
Paparan suhu tinggi maupun kondisi lingkungan juga dapat membuat rambut kehilangan kelembapan.
Penggunaan hair dryer dan catokan bersuhu tinggi secara terus-menerus, tanpa perlindungan vitamin rambut dapat membuat batang rambut lebih rapuh.
Kebiasaan mandi menggunakan air panas juga menghilangkan minyak alami kulit kepala lebih cepat.
Selain itu, paparan sinar matahari, angin, klorin dari kolam renang, hingga air laut dapat memperparah kondisi rambut, sehingga menjadi lebih kering dan sulit diatur.
Beberapa kebiasaan sederhana ternyata ikut memengaruhi kesehatan rambut. Gesekan antara rambut dan sarung bantal berbahan katun, dapat meningkatkan friksi sehingga rambut lebih mudah kusut.
Sementara itu, mengikat rambut terlalu kencang dalam waktu lama dapat memberikan tekanan pada batang rambut, membuatnya lebih rapuh, dan meningkatkan risiko kerusakan.
Selain perawatan, kondisi tubuh dan karakteristik rambut, juga berperan terhadap munculnya rambut kering dan kusut.
Rambut yang secara alami keriting atau bergelombang, lebih rentan mengalami kekeringan, karena minyak dari kulit kepala lebih sulit mencapai ujung rambut.
Di samping itu, produksi minyak alami kulit kepala akan menurun seiring bertambahnya usia.
Beberapa kondisi medis, seperti malnutrisi, anemia, gangguan tiroid, atau kekurangan asupan biotin, juga dapat memengaruhi kesehatan rambut sehingga tampak lebih kering, kusut, dan mudah rusak.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Masalah ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga menjadi tanda bahwa rambut kehilangan kelembapan dan perlindungan alaminya. Dengan mengetahui penyebabnya, perawatan yang dilakukan pun bisa lebih tepat sasaran.
Secara umum, rambut kering dan kusut terjadi karena kutikula atau lapisan terluar rambut mengalami kerusakan.
Ketika kutikula terbuka dan permukaannya menjadi kasar, kelembapan serta minyak alami rambut lebih mudah hilang. Akibatnya, helaian rambut saling bergesekan, mudah bertaut, dan akhirnya menjadi kusut.
1. Kebiasaan merawat rambut yang kurang tepat
Cara merawat rambut sehari-hari dapat memengaruhi kondisi batang rambut. Terlalu sering keramas dapat mengurangi sebum, yaitu minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan rambut.
Selain itu, tidak menggunakan kondisioner setelah keramas, membuat rambut kehilangan hidrasi sehingga terasa lebih kering.
Proses kimia seperti bleaching, pewarnaan, pelurusan, atau pengeritingan yang dilakukan terlalu sering juga dapat merusak lapisan pelindung rambut.
Kebiasaan menggosok rambut dengan handuk secara kasar pun berisiko merusak kutikula, sehingga rambut menjadi lebih mudah kusut dan patah.
2. Terlalu sering terpapar panas dan lingkungan
.jpg)
(Penggunaan hair dryer dan catokan bersuhu tinggi secara terus-menerus, tanpa perlindungan vitamin rambut dapat membuat batang rambut lebih rapuh, Foto: Dok. Pexels.com)
Paparan suhu tinggi maupun kondisi lingkungan juga dapat membuat rambut kehilangan kelembapan.
Penggunaan hair dryer dan catokan bersuhu tinggi secara terus-menerus, tanpa perlindungan vitamin rambut dapat membuat batang rambut lebih rapuh.
Kebiasaan mandi menggunakan air panas juga menghilangkan minyak alami kulit kepala lebih cepat.
Selain itu, paparan sinar matahari, angin, klorin dari kolam renang, hingga air laut dapat memperparah kondisi rambut, sehingga menjadi lebih kering dan sulit diatur.
3. Kebiasaan saat tidur dan beraktivitas
Beberapa kebiasaan sederhana ternyata ikut memengaruhi kesehatan rambut. Gesekan antara rambut dan sarung bantal berbahan katun, dapat meningkatkan friksi sehingga rambut lebih mudah kusut.
Sementara itu, mengikat rambut terlalu kencang dalam waktu lama dapat memberikan tekanan pada batang rambut, membuatnya lebih rapuh, dan meningkatkan risiko kerusakan.
4. Faktor alami dan kondisi kesehatan
Selain perawatan, kondisi tubuh dan karakteristik rambut, juga berperan terhadap munculnya rambut kering dan kusut.
Rambut yang secara alami keriting atau bergelombang, lebih rentan mengalami kekeringan, karena minyak dari kulit kepala lebih sulit mencapai ujung rambut.
Di samping itu, produksi minyak alami kulit kepala akan menurun seiring bertambahnya usia.
Beberapa kondisi medis, seperti malnutrisi, anemia, gangguan tiroid, atau kekurangan asupan biotin, juga dapat memengaruhi kesehatan rambut sehingga tampak lebih kering, kusut, dan mudah rusak.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)