Plot Twist Leher Gelap: Ternyata Bukan Cuma Daki, tapi Gara-gara 5 Hal Ini
- Pernah ngerasa warna wajah sudah oke, tapi begitu ngaca dari angle samping, kok leher malah kelihatan lebih gelap?
- Jangan langsung mikir kamu kurang bersih atau kurang rajin mandi.
- Warna kulit leher bisa berubah karena banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai kondisi kulit tertentu.
Jakarta: Pernah ngerasa warna wajah sudah oke, tapi begitu ngaca dari angle samping, kok leher malah kelihatan lebih gelap?
Jangan langsung mikir kamu kurang bersih atau kurang rajin mandi. Warna kulit leher bisa berubah karena banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai kondisi kulit tertentu.
Sebelum buru-buru menggosok leher pakai scrub, better kenali dulu penyebabnya.
1. Sering kena paparan sinar matahari
Leher termasuk area yang sering exposed saat beraktivitas di luar rumah, tapi kerap dilupakan saat pakai sunscreen. Padahal, paparan sinar ultraviolet (UV) bisa merangsang produksi melanin yang membuat kulit terlihat lebih gelap.
American Academy of Dermatology (AAD) juga menyebut paparan sinar matahari dapat memperburuk hiperpigmentasi. Jadi, kalau sunscreen cuma berhenti di wajah, jangan heran kalau warna wajah dan leher jadi nggak sinkron.
2. Kulit sering mengalami iritasi
Gesekan dari kerah baju, aksesori, atau kebiasaan menggosok kulit terlalu keras bisa bikin kulit mengalami iritasi. Saat kulit mengalami peradangan atau cedera, kondisi tersebut dapat meninggalkan hiperpigmentasi.
Begitu juga dengan skincare yang ternyata nggak cocok. Produk yang mengiritasi kulit bisa memicu munculnya dark spots. Jadi, makin keras digosok bukan berarti makin cepat cerah ya.

(Leher juga perlu mendapat perhatian dalam rutinitas perawatan kulit. Foto: Magnific)
3. Leher sering di-skip saat skincare
Ini classic mistake banget. Skincare sudah berlapis-lapis di wajah, tapi begitu sampai rahang, langsung selesai.
Padahal, leher juga perlu basic care. Area ini tetap perlu dibersihkan dengan lembut, dijaga kelembapannya, dan yang paling penting dilindungi dari paparan sinar matahari.
Nggak harus punya skincare routine khusus leher yang ribet. Yang penting, jangan sampai area ini totally forgotten.
4. Bisa jadi tanda kondisi kulit tertentu
Kalau kulit leher terlihat lebih gelap sekaligus menebal dan terasa seperti beludru, jangan buru-buru menganggapnya cuma kulit kusam.
Kondisi tersebut bisa menjadi tanda acanthosis nigricans, yang sering muncul di area lipatan seperti leher. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini dapat berkaitan dengan resistensi insulin dan beberapa kondisi kesehatan lainnya.
5. Perubahannya muncul tiba-tiba
Kalau leher mendadak terlihat lebih gelap, warnanya makin jelas, atau tekstur kulit ikut berubah, jangan langsung hunting produk pencerah.
Better cari tahu dulu penyebabnya. Perubahan kulit yang tidak biasa bisa membutuhkan pemeriksaan supaya penanganannya sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.
Jangan asal scrub leher
Punya leher yang lebih gelap dari wajah memang bisa bikin kurang pede. Tapi, menggosoknya keras-keras bukan berarti bakal membuat warnanya cepat kembali.
Pada kondisi seperti acanthosis nigricans, scrubbing bahkan tidak akan menghilangkan perubahan warna. Kulit justru bisa makin teriritasi kalau diperlakukan terlalu agresif.
Jadi, mulai dari basic dulu. Bersihkan leher dengan lembut, jaga kelembapannya, jangan lupa sunscreen, dan hindari kebiasaan yang bikin kulit gampang iritasi.
Kalau perubahan warna menetap, makin tebal, atau muncul cukup tiba-tiba, better jangan cuma coba-coba skincare. Cari tahu penyebabnya supaya perawatannya nggak salah arah.
Desi Indasari
(TIN)