BEAUTY

Retinoid Bikin Kulit Mengelupas? Normal atau Tanda Gak Cocok?

Yatin Suleha
Rabu 02 September 2026 / 13:38
Ringkasnya gini..
  • Kulit kering dan mengelupas bisa terjadi setelah menggunakan retinoid.
  • Pengelupasan berlebihan, kemerahan, dan rasa terbakar bisa menjadi tanda iritasi.
  • Mengurangi frekuensi pemakaian dan menggunakan moisturizer dapat membantu mengurangi iritasi.
Jakarta: Baru mulai pakai retinoid, tapi kulit malah kering dan mengelupas? Jangan langsung auto menyimpulkan produknya gak cocok.

Pengelupasan memang termasuk efek samping yang bisa muncul saat menggunakan retinoid, terutama ketika kulit belum terbiasa.

Tapi, ada bedanya antara kulit yang sedang beradaptasi dan iritasi yang terlalu berat.

 

Kenapa retinoid bikin kulit mengelupas?


Retinoid merupakan turunan vitamin A yang banyak digunakan untuk membantu mengatasi jerawat, pigmentasi, hingga tanda penuaan. Di sisi lain, kandungan ini juga bisa menyebabkan kulit kering dan iritasi.

DermNet, sumber informasi dermatologi yang melibatkan dokter kulit dan tenaga kesehatan, menyebut efek samping retinoid topikal dapat berupa kemerahan, kulit kering, dan pengelupasan.

Review ilmiah yang terbit pada 2024 juga menemukan bahwa iritasi merupakan salah satu efek samping yang perlu diperhatikan dari penggunaan retinoid topikal. Review tersebut menganalisis 21 jurnal terkait cara mengurangi iritasi akibat retinoid.



(Ilustrasi kulit mengelupas. Foto: Dok. AI Generated)

 

Kapan kulit mengelupas masih wajar?


Kalau kulit hanya terasa sedikit kering dan mengalami pengelupasan ringan, kondisi tersebut masih bisa terjadi akibat penggunaan retinoid.

American Academy of Dermatology (AAD), organisasi profesi dermatologi di Amerika Serikat, menyebut kulit yang mengalami iritasi akibat retinoid tidak selalu berarti penggunanya alergi terhadap kandungan tersebut.

Jadi, jangan buru-buru berhenti hanya karena melihat sedikit kulit mengelupas. Perhatikan juga kondisi kulit secara keseluruhan.
 
 

Kalau sampai merah dan perih, beda cerita


Nah, kalau kulit mulai terasa terbakar, sangat merah, kering parah, atau mengelupas berlebihan, jangan dipaksakan.

DermNet mencatat penggunaan retinoid secara berlebihan dapat menyebabkan kemerahan dan peeling. Iritasi yang cukup parah bahkan bisa membuat penggunaan produk perlu dihentikan.

Artinya, lebih banyak retinoid bukan berarti hasilnya makin cepat. Justru kulit bisa makin rewel.

 

 

Biar gak makin iritasi, gimana?


AAD menyarankan beberapa cara untuk mengurangi iritasi, seperti menggunakan retinoid dalam jumlah lebih sedikit, mengurangi frekuensi pemakaian, serta menggunakan moisturizer terlebih dahulu pada kondisi tertentu.

Moisturizer juga bisa membantu kulit lebih mampu mentoleransi perawatan dengan retinoid. AAD merekomendasikan moisturizer untuk membantu mengatasi kulit kering dan iritasi akibat beberapa obat jerawat, termasuk adapalene, tazarotene, dan tretinoin.


Jadi, kalau baru pakai retinoid lalu kulit sedikit mengelupas, nggak perlu langsung panik. Tapi kalau iritasinya berat atau nggak kunjung membaik, lebih baik konsultasikan ke dokter kulit daripada terus memaksakan pemakaian.



Desi Indasari

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH