BEAUTY

Bukan Sekadar Tren Ini Alasan Skin Flooding Wajib Masuk Skincare Routine Kamu

Yatin Suleha
Jumat 27 Maret 2026 / 15:45
Ringkasnya gini..
  • Belakangan ini, dunia skincare diramaikan dengan tren baru yang viral di media sosial, yaitu skin flooding.
  • Metode ini sangat cocok untuk kulit kering atau dehidrasi.
  • Skin flooding sendiri merupakan teknik perawatan kulit yang menekankan hidrasi intensif.
Jakarta: Belakangan ini, dunia skincare diramaikan dengan tren baru yang viral di media sosial, yaitu skin flooding. Teknik ini banyak dibicarakan, karena diklaim mampu membuat kulit terasa lebih lembap, kenyal, dan terlihat glowing dalam waktu singkat.

Berbeda dari rutinitas skincare biasa, skin flooding fokus pada pemberian hidrasi secara maksimal, dengan cara melapisi beberapa produk ringan di kulit yang masih sedikit basah. 

Metode ini sangat cocok untuk kulit kering atau dehidrasi, karena membantu memperkuat lapisan pelindung kulit sekaligus menjaga kadar air tetap stabil.
 
Skin flooding sendiri merupakan teknik perawatan kulit yang menekankan hidrasi intensif dengan cara layering produk seperti toner, essence, dan serum pada kulit yang masih lembap. 

Tujuannya adalah agar kulit mampu menyerap air dengan lebih baik, sekaligus “mengunci” kelembapan tersebut agar tidak mudah menguap.
 

Langkah-langkah skin flooding:

 

1. Cleansing atau membersihkan wajah



(Pemakaian serum pada skin flooding bertujuan untuk memperbaiki sel kulit dan melindungi dari radikal bebas. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Awali dengan membersihkan wajah menggunakan gentle cleanser, yang tidak membuat kulit terasa kering atau tertarik. Pembersih yang lembut membantu menjaga kelembapan alami kulit, sehingga siap menerima produk selanjutnya tanpa iritasi.
 

2. Damp skin (kulit dalam kondisi lembap)


Setelah mencuci wajah, jangan langsung mengeringkan kulit sepenuhnya. Biarkan wajah tetap sedikit lembap, karena kondisi ini membantu penyerapan produk jadi lebih optimal. Kulit yang masih basah, akan lebih mudah “menarik” hidrasi dari produk skincare.
 

3. Layering toner atau essence


Gunakan hydrating toner atau essence, dengan cara ditepuk-tepuk perlahan ke wajah. Teknik layering bisa dilakukan sebanyak 2-3 kali, untuk memberikan hidrasi ekstra. Setiap lapisan sebaiknya ditunggu hingga meresap, sebelum menambahkan produk berikutnya agar hasilnya maksimal.
 

4. Serum 


Lanjutkan dengan serum yang mengandung bahan humektan, seperti hyaluronic acid. Kandungan ini bekerja dengan menarik dan mengikat air ke dalam kulit, sehingga kulit terasa lebih plump, lembap, dan sehat.
 

5. Lock dengan moisturizer


Tahap terakhir adalah menggunakan pelembap dengan tekstur, yang sedikit lebih kental untuk mengunci semua hidrasi yang sudah diberikan. Langkah ini penting, agar kelembapan tidak mudah menguap dan kulit tetap terhidrasi lebih lama.
   

Penting!


Teknik ini paling efektif dilakukan pada malam hari, karena kulit bisa menyerap nutrisi dengan lebih maksimal saat beristirahat. Selain itu, cocok juga digunakan saat cuaca dingin atau kering.

Hindari bahan aktif berlebihan karena fokus utama skin flooding adalah hidrasi, jadi sebaiknya tidak mencampurkan terlalu banyak bahan aktif kuat, dalam satu waktu untuk menghindari iritasi.

Jangan berlebihan karena menggunakan terlalu banyak produk, tidak selalu memberikan hasil lebih baik. Justru bisa membuat kulit kewalahan dan berisiko menimbulkan iritasi.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH