Foto udara puluhan nelayan menebar jala untuk menangkap ikan nike di Leato, Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu, 18 April 2020.
Foto udara puluhan nelayan menebar jala untuk menangkap ikan nike di Leato, Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu, 18 April 2020.
Setelah enam bulan tidak muncul, ikan nike kini kembali berkembang biak dan dijual dengan harga Rp20 ribu per satu kaleng kecil.
Setelah enam bulan tidak muncul, ikan nike kini kembali berkembang biak dan dijual dengan harga Rp20 ribu per satu kaleng kecil.
Ikan nike adalah ikan kecil yang hidup bergerombol dalam satu kelompok besar dan memiliki musimnya sendiri, biasanya dalam sebulan hanya ada satu kali musim saat ikan ini bisa dijaring oleh nelayan.
Ikan nike adalah ikan kecil yang hidup bergerombol dalam satu kelompok besar dan memiliki musimnya sendiri, biasanya dalam sebulan hanya ada satu kali musim saat ikan ini bisa dijaring oleh nelayan.

Nelayan Gorontalo Panen Ikan Nike

18 April 2020 20:02
Gorontalo: Ikan nike, atau duwo dalam bahasa Gorontalo, merupakan salah satu ikan endemik Gorontalo.

Saat ini para nelayan di daerah tersebut tengah panen ikan nike, setelah enam bulan sebelumnya tidak pernah muncul. Ikan nike dijual dengan harga Rp20 ribu per satu kaleng kecil atau sekitar 10-15 ons.

Ikan nike tersebut banyak 'diburu' warga setempat jika sudah musimnya, karena memiliki cita rasa khas dan dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan. Ikan nike bisa dimasak menjadi beberapa menu seperti perkedel nike, sayur pepes, woku, dan jepa.

Ikan nike adalah ikan kecil yang hidup bergerombol dalam satu kelompok besar dan memiliki musimnya sendiri, biasanya dalam sebulan hanya ada satu kali musim saat ikan ini bisa dijaring oleh nelayan. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

News