Siswa antre mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk makan siang dengan konsep prasmanan yang ditawarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) di SMP Negeri 126 Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 31 Maret 2026.
Siswa antre mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk makan siang dengan konsep prasmanan yang ditawarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) di SMP Negeri 126 Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 31 Maret 2026.
Konsep prasmanan yang dilakukan untuk pertama kali ini, mengambil momentum lebaran Idul Fitri 1447 H dengan menyajikan menu khas lebaran.
Konsep prasmanan yang dilakukan untuk pertama kali ini, mengambil momentum lebaran Idul Fitri 1447 H dengan menyajikan menu khas lebaran.
Konsep ini dimaksudkan untuk menjaga kehangatan, kualitas, dan kesegaran makanan bagi siswa.
Konsep ini dimaksudkan untuk menjaga kehangatan, kualitas, dan kesegaran makanan bagi siswa.
Pihak sekolah berharap, kedepan konsep dan inovasi ini akan sering dilakukan, memungkinkan siswa dapat mengambil makanan sendiri (dengan alat makan mandiri), memilih menu yang disukai sesuai takaran yang disarankan, dan meningkatkan kemandirian, kebersamaan, sekaligus mengurangi limbah sisa makanan.
Pihak sekolah berharap, kedepan konsep dan inovasi ini akan sering dilakukan, memungkinkan siswa dapat mengambil makanan sendiri (dengan alat makan mandiri), memilih menu yang disukai sesuai takaran yang disarankan, dan meningkatkan kemandirian, kebersamaan, sekaligus mengurangi limbah sisa makanan.

​MBG Prasmanan Hadir di SMPN 126 Jakarta

01 April 2026 11:14
Jakarta: Siswa antre mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk makan siang dengan konsep prasmanan yang ditawarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) di SMP Negeri 126 Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 31 Maret 2026. 

Konsep prasmanan yang dilakukan untuk pertama kali ini, mengambil momentum lebaran Idul Fitri 1447 H dengan menyajikan menu khas lebaran. Konsep ini dimaksudkan untuk menjaga kehangatan, kualitas, dan kesegaran makanan bagi siswa. 

Pihak sekolah berharap, kedepan konsep dan inovasi ini akan sering dilakukan, memungkinkan siswa dapat mengambil makanan sendiri (dengan alat makan mandiri), memilih menu yang disukai sesuai takaran yang disarankan, dan meningkatkan kemandirian, kebersamaan, sekaligus mengurangi limbah sisa makanan. MI/Ramdani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MUM)

News