Jakarta: Di sudut permukiman padat di Kampung Nastar, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, gang-gang sempit yang hanya cukup dilalui satu sepeda motor menjadi saksi lahirnya sebuah usaha rumahan yang tumbuh dari dapur sederhana.
Aroma mentega dan selai nanas kerap menguar sejak pagi, menyusuri lorong-lorong kecil yang rapat oleh tembok rumah warga. Dari ruang terbatas itulah, sebuah harapan diracik bersama adonan kue.
Usaha home industri kue nastar di kampung ini bermula dari inisiatif warga yang ingin menambah penghasilan keluarga. Berbekal oven rumahan dan peralatan sederhana, produksi dilakukan secara gotong royong.
Para ibu rumah tangga berbagi tugas: ada yang mengaduk adonan, membentuk bulatan kecil, mengisi selai, hingga mengoleskan kuning telur sebelum dipanggang. Aktivitas itu bukan sekadar rutinitas produksi, melainkan ruang perjumpaan, tempat cerita dan tawa saling bertukar di sela pekerjaan. MI/Agung Wibowo Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News