Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut I Gung Alit Jaya menunjukkan kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut I Gung Alit Jaya menunjukkan kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut I Gung Alit Jaya (kanan) menyerahkan kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) kepada Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (MAR) Rasman yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Asops Pangkoarmada I Kolonel Laut I Gung Alit Jaya (kanan) menyerahkan kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) kepada Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (MAR) Rasman yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (MAR) Rasman (kanan) menyerahkan modul kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) kepada pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (MAR) Rasman (kanan) menyerahkan modul kotak penyimpanan Cockpit Voice Recorder (CVR) kepada pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang dibawa KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Dalam proses pencarian di hari kesembilan, tim SAR gabungan sudah menemukan kotak CVR namun modul memori masih dalam proses pencarian untuk bisa diteliti lebih jauh penyebab jatuhnya pesawat.
Dalam proses pencarian di hari kesembilan, tim SAR gabungan sudah menemukan kotak CVR namun modul memori masih dalam proses pencarian untuk bisa diteliti lebih jauh penyebab jatuhnya pesawat.
Petugas membawa potongan tubuh dan serpihan pesawat dari KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.
Petugas membawa potongan tubuh dan serpihan pesawat dari KRI Kurau setibanya di posko pencarian Sriwijaya Air S-J182 di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta.

Kotak Penyimpanan Memori CVR Sriwijaya Air Diserahkan ke KNKT

News Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
17 Januari 2021 21:20
Jakarta: Koarmada I TNI AL secara resmi menyerahkan kotak penyimpanan memori dari perekam suara kokpit atau Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air PK-CLC nomor penerbangan SJ-182 kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) pada Minggu, 17 Januari 2021.

Dalam proses pencarian di hari kesembilan, tim SAR gabungan sudah menemukan kotak CVR namun modul memori masih dalam proses pencarian untuk bisa diteliti lebih jauh penyebab jatuhnya pesawat.

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman menyebutkan pada operasi hari ini untuk penyerahan objek pencarian hanya dilakukan oleh dua kapal yakni KRI Kurau dan Kapal RIB Basarnas.

"Hari ke sembilan untuk penyerahan obyek pencarian dari KRI Kurau yang bersamanya dari Koarmada I akan menyerahkan benda berupa bungkus CVR yang selama ini sudah ditemukan, tapi isinya (memory) masih kita cari. Ini akan diserahkan ke KNKT," ujar Rasman.

Ia menyebutkan untuk kapal RIB Basarnas oleh penyelam dari pagi sampai sore telah menemukan 9 kantong body part, 1 kantong serpihan pesawat.

Sementara itu, Asops Pangkoarmda I Kolonel Laut (P) I Gung Alit Jaya menyebutkan pihaknya mendapatkan 3 kantong serpihan kecil pesawat, 3 kantong serpihan besar pesawat, dan satu potong tubuh manusia.

"Pencarian akan dilakukan kembali besok pagi. Difokuskan mencari korban tanpa mengesampingkan temuan lainnya yang bisa ditemukan di dasar laut," tandas Alit. MI/Susanto


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif