Banda Aceh: Polda Aceh menggelar penyemprotan disinfektan secara serentak dan masif. Kegiatan penyemprotan itu melibatkan 82 Personel Polri masing-masing dari Ditsamapta, Satbrimob, Ditbinmas, Ditlantas dan Bidpropam Polda Aceh serta Polresta Banda Aceh. Selain itu juga dibantu 30 Prajurit TNI masing-masing 20 personel dari Kodim 0101/ BS dan 10 Personel dari POM DAM.
Kemudian sejumlah Personel dari instansi terkait lain juga ikut dalam kegiatan itu, yaitu dari Pemda 20 Personel, dan lainnya 10 Personel termasuk dari Damkar juga ikut terlibat dalam kegiatan penyemprotan tersebut.
Penyemprotan disinfektan secara serentak dan masif itu dilakukan dengan menggunakan kendaraan AWC Ditsamapta 2 unit, Barikade Ditsamapta 1unit, 2 truk Ditsamapta, AWC Brimob 1unit, AWC Polresta Banda Aceh 1 unit, Dauble cabin 4 unit, mobil tangki TNI 1 unit, Dauble cabin TNI 3 unit dan Mobil Dinas Damkar 4 unit.
Kemudian lokasi penyemprotan Kota Banda Aceh meliputi rute 1 yaitu di Jalan T. Nyak Arief dan Simpang Lima, rute 2 meliputi Jalan Simpang Jam, Lamteumen dan Lampeunerut, rute 3 meliputi Jalan Simpang Lampineung (depan Kantor Gubernur Aceh), Pango dan Lambaro, rute 4 meliputi Jalan Simpang Kodim 0101/BS sampai batas Kota Banda Aceh dan rute 5 meliputi Jalan Matahari Mall, under pass Ulee Kareng. dan ke sejumlah Asrama Polisi (Aspol).
Total cairan disinfektan yang digunakan dalam penyemprotan di Kota Banda Aceh dan sekitarnya berjumlah 38,5 ton.
Kegiatan yang digelar tersebut sebagai upaya Polda Aceh bersama jajarannya dan stakeholders lainnya bertujuan untuk memutus mata rantai dan mencegah penyebaran virus korona. Medcom.id/Fajri Fatmawati Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News