Tim medis Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengobati kaki beruang madu (Helarctos malayanus) yang terluka akibat terkena jeratan babi di Banda Aceh, Aceh, Jumat, 14 Juni 2019.
Tim medis Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengobati kaki beruang madu (Helarctos malayanus) yang terluka akibat terkena jeratan babi di Banda Aceh, Aceh, Jumat, 14 Juni 2019.
Salah satu dari dua beruang madu yang terkena jeratan di Kabupaten Aceh Barat Daya tersebut terpaksa diamputasi kakinya akibat luka dan tulang kaki yang terputus.
Salah satu dari dua beruang madu yang terkena jeratan di Kabupaten Aceh Barat Daya tersebut terpaksa diamputasi kakinya akibat luka dan tulang kaki yang terputus.
Kedua beruang madu tersebut terjerat perangkap babi di kawasan perkebunan masyarakat di Desa Ladang Neumbok, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kedua satwa liar ini mengalami luka serius di bagian kakinya sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut secara medis.
Kedua beruang madu tersebut terjerat perangkap babi di kawasan perkebunan masyarakat di Desa Ladang Neumbok, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kedua satwa liar ini mengalami luka serius di bagian kakinya sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut secara medis.

Beruang Madu Korban Jerat Babi Diobati

News beruang
15 Juni 2019 10:05
Aceh: Tim medis Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengobati kaki beruang madu (Helarctos malayanus) yang terluka akibat terkena jeratan babi di Banda Aceh, Aceh, Jumat, 14 Juni 2019. Antara Foto/Irwansyah Putra
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif