Umat Hindu Bali melaksanakan prosesi sembahyang saat Hari raya memuliakan dan menghormati satwa, perayaan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Luhur Uluwatu Desa Adat Pecatu Kuta Selatan, Bali, Sabtu, 5 September 2026.
Umat Hindu Bali melaksanakan prosesi sembahyang saat Hari raya memuliakan dan menghormati satwa, perayaan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Luhur Uluwatu Desa Adat Pecatu Kuta Selatan, Bali, Sabtu, 5 September 2026.
Perayaan Tumpek Uye menjadi tradisi yang telah rutin digelar sebagai wujud penghormatan bagi satwa atau hewan sekaligus daya tarik wisata internasional yang mampu memperkuat posisi Uluwatu sebagai destinasi unggulan Bali.
Perayaan Tumpek Uye menjadi tradisi yang telah rutin digelar sebagai wujud penghormatan bagi satwa atau hewan sekaligus daya tarik wisata internasional yang mampu memperkuat posisi Uluwatu sebagai destinasi unggulan Bali.
Keberadaan ratusan wanara atau monyet yang hidup di kawasan Uluwatu, selama ini menjadi ikon kawasan wisata tersebut, dinilai memiliki peran penting dalam menarik kunjungan wisatawan dari berbagai negara.
Keberadaan ratusan wanara atau monyet yang hidup di kawasan Uluwatu, selama ini menjadi ikon kawasan wisata tersebut, dinilai memiliki peran penting dalam menarik kunjungan wisatawan dari berbagai negara.
Persembahan sebanyak dua Gebogan buah berukuran besar bagi para wanara yang menghuni kawasan Uluwatu.
Persembahan sebanyak dua Gebogan buah berukuran besar bagi para wanara yang menghuni kawasan Uluwatu.

​Melihat Perayaan Tumpek Uye di Uluwatu

07 September 2026 13:04
Bali: Umat Hindu Bali melaksanakan prosesi sembahyang saat Hari raya memuliakan dan menghormati satwa, perayaan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Luhur Uluwatu Desa Adat Pecatu Kuta Selatan, Bali, Sabtu, 5 September 2026. 

Perayaan Tumpek Uye menjadi tradisi yang telah rutin digelar sebagai wujud penghormatan bagi satwa atau hewan sekaligus daya tarik wisata internasional yang mampu memperkuat posisi Uluwatu sebagai destinasi unggulan Bali.

Keberadaan ratusan wanara atau monyet yang hidup di kawasan Uluwatu, selama ini menjadi ikon kawasan wisata tersebut, dinilai memiliki peran penting dalam menarik kunjungan wisatawan dari berbagai negara.

Persembahan sebanyak dua Gebogan buah berukuran besar bagi para wanara yang menghuni kawasan Uluwatu.

Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada hewan sekaligus ungkapan syukur atas manfaat yang diberikan bagi kehidupan masyarakat setempat. MI/Ramdani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MUM)

News bali tradisi