Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Pasar Rakyat bertajuk Operasi Pasar Murah di area Pasar PLBN Motaain, Selasa, 24 Februari 2026.
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Pasar Rakyat bertajuk Operasi Pasar Murah di area Pasar PLBN Motaain, Selasa, 24 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah perbatasan. Pasar Rakyat terselenggara melalui sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belu sebagai langkah antisipatif menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kegiatan ini menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah perbatasan. Pasar Rakyat terselenggara melalui sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belu sebagai langkah antisipatif menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dalam kegiatan tersebut, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak. Total beras yang disiapkan mencapai 9 ton atau setara 1.800 sak.
Dalam kegiatan tersebut, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak. Total beras yang disiapkan mencapai 9 ton atau setara 1.800 sak.

Operasi Pasar Murah di Motaain Bantu Warga Akses Pangan Terjangkau

25 Februari 2026 19:16

Jakarta: Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Pasar Rakyat bertajuk Operasi Pasar Murah di area Pasar PLBN Motaain, Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah perbatasan. Pasar Rakyat terselenggara melalui sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belu sebagai langkah antisipatif menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Dalam kegiatan tersebut, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak. Total beras yang disiapkan mencapai 9 ton atau setara 1.800 sak.

Realisasi penjualan tercatat sebanyak 1.600 sak atau sekitar 8 ton. Sementara itu, pada hari pelaksanaan, beras SPHP yang tersalurkan mencapai sekitar 6 ton.

Sejak pagi, warga dari desa-desa sekitar PLBN Motaain memadati area pasar untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Selain beras SPHP, Pasar Rakyat juga menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dan hasil bumi lokal, seperti sayur-mayur, sembako, ikan, hingga aneka kuliner. Aktivitas ini turut mendorong interaksi ekonomi antara pedagang dan masyarakat serta membuka ruang promosi bagi produk lokal perbatasan.

Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, mengatakan kegiatan Pasar Rakyat merupakan komitmen pemerintah melalui BNPP dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan di wilayah perbatasan.

“Pasar Rakyat dan Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah melalui BNPP untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat perbatasan,” ujar Rika.

Ia menyampaikan tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator keberhasilan program tersebut.

"Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan 6 ton beras SPHP tersalurkan hari ini. Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” Katanya.

Melalui kegiatan ini, BNPP menegaskan komitmennya menjadikan kawasan perbatasan tidak hanya sebagai pintu gerbang negara, tetapi juga sebagai simpul pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dok. Istimewa



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News BNPP ekonomi daerah Harga Pangan