Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan lonceng kepada Komandan Kapal Kolonel Laut Endra Hartono yang disaksikan ahli waris Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai saat pengukuhkan nama Kapal Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan lonceng kepada Komandan Kapal Kolonel Laut Endra Hartono yang disaksikan ahli waris Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai saat pengukuhkan nama Kapal Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Kapal perang jenis kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) berbobot 3.216 ton tersebut merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru TNI untuk memperkuat poros maritim Indonesia.
Kapal perang jenis kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) berbobot 3.216 ton tersebut merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru TNI untuk memperkuat poros maritim Indonesia.
Prajurit TNI AL memegang lukisan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai untuk dipasang pada kapal saat pengukuhkan nama Kapal Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Prajurit TNI AL memegang lukisan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai untuk dipasang pada kapal saat pengukuhkan nama Kapal Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar.

KRI I Gusti Ngurah Rai, Kapal Perang Baru TNI AL

10 Januari 2018 22:21
Denpasar: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Ade Supandi memimpin upacara tradisi pengukuhan nama kapal perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 dan penyematan brevet kehormatan Hiu Kencana 2018 di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu, 10 Januari 2018. I kapal dari proyek SIGMA 10514 PKR ini memiliki teknologi perang laut paling modern yang dimiliki TNI AL. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

News alutsista tni