Jakarta: Keturunan Raja Pagi Sinurat terus menjaga nilai sejarah dan warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun di kawasan Toba, Sumatra Utara.
Warisan tersebut berkaitan dengan Tanah Golat Bius Raja Pagi Sinurat yang secara keseluruhan diperkirakan mencapai 263 hektare. Kawasan ini memiliki nilai sejarah bagi keturunan Raja Pagi Sinurat dan masyarakat setempat.
Raja Pagi Sinurat disebut merupakan salah satu Raja Bius di kawasan Toba Uluan. Keberadaan Bius tersebut diperkirakan telah berlangsung sejak sekitar 1700-an dan memiliki tata kelola adat dalam kehidupan masyarakat.
Jejak sejarah tersebut masih tercermin dari sejumlah kawasan yang dahulu dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, bercocok tanam, persawahan, hingga penggembalaan.
Keturunan Raja Pagi Sinurat juga terus menjaga hubungan kekeluargaan serta nilai-nilai yang diwariskan para leluhur dari generasi ke generasi.
“Seluruh keturunan Alm. Raja Pagi Sinurat sebenarnya ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan jalan damai dan kekeluargaan,” demikian tertulis dalam gugatan.
Bagi keturunan Raja Pagi Sinurat, warisan leluhur tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi bagian dari identitas keluarga dan sejarah masyarakat Toba.
Upaya menjaga warisan tersebut diharapkan dapat membuat nilai sejarah, adat, dan kisah Raja Pagi Sinurat tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Dok. Istimewa Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News