Siswi SD 1 Ngemplak menunjukan karya yang terbuat dari limbah plastik dalam kegiatan unduh karya dan gelar karya, di halaman SD 1 Ngemplak, Undaan, Kudus, Rabu, 7 Desember 2022.
Siswi SD 1 Ngemplak menunjukan karya yang terbuat dari limbah plastik dalam kegiatan unduh karya dan gelar karya, di halaman SD 1 Ngemplak, Undaan, Kudus, Rabu, 7 Desember 2022.
Peduli terhadap kondisi lingkungan yang sering terdampak banjir, pelajar SD 1 Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus manfaatkan sampah plastik sisa kemasan jajan di sekolah dan sampah organik menjadi berbagai kerajinan yang bernilai. Langkah tersebut merupakan upaya pihak sekolah dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan sejak dini.
Peduli terhadap kondisi lingkungan yang sering terdampak banjir, pelajar SD 1 Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus manfaatkan sampah plastik sisa kemasan jajan di sekolah dan sampah organik menjadi berbagai kerajinan yang bernilai. Langkah tersebut merupakan upaya pihak sekolah dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan sejak dini.
Kerajinan dari sampah plastik tersebut berupa vas bunga, berbagai bentuk tas, tempat tisu, hingga kerajinan penghias ruangan.
Kerajinan dari sampah plastik tersebut berupa vas bunga, berbagai bentuk tas, tempat tisu, hingga kerajinan penghias ruangan.
Sementara kerajinan dari bahan organik memanfaatkan eceng gondok yang memenuhi sungai sekitar sekolahan disulap menjadi tempat tisu, dan hingga beragam hiasan ruang.
Sementara kerajinan dari bahan organik memanfaatkan eceng gondok yang memenuhi sungai sekitar sekolahan disulap menjadi tempat tisu, dan hingga beragam hiasan ruang.

Pelajar SD di Kudus Sulap Sampah Plastik jadi Kerajinan Menarik

07 Desember 2022 13:08
Kudus: Peduli terhadap kondisi lingkungan yang sering terdampak banjir, pelajar SD 1 Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus manfaatkan sampah plastik sisa kemasan jajan di sekolah dan sampah organik menjadi berbagai kerajinan yang bernilai. Langkah tersebut merupakan upaya pihak sekolah dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Kerajinan tersebut dipamerkan dalam kegiatan unduh karya dan gelar karya di halaman SD 1 Ngemplak, Rabu, 7 Desember 2022. Kerajinan dari sampah plastik tersebut berupa vas bunga, berbagai bentuk tas, tempat tisu, hingga kerajinan penghias ruangan. Sementara kerajinan dari bahan organik memanfaatkan eceng gondok yang memenuhi sungai sekitar sekolahan disulap menjadi tempat tisu, dan hingga beragam hiasan ruang.

Kepala Sekolah SD 1 Ngemplak Purmiyati mengatakan, kegiatan unduh karya dan gelar karya siswa kali ini bertemakan "Gaya Hidup Berkelanjutan", merupakan salah satu sekolah penggerak di wilayah Kecamatan Undaan. Dimana beragam karya siswa/siswi SD 1 Ngemplak dipamerkan. Menariknya, seluruh karya anak memanfaatkan limbah ataupun barang tidak terpakai.

"Mereka membuat karya dengan mengumpulkan sampah plastik dari jajan setiap hari mereka di sekolah maupun lingkungan rumah. Bertema "gaya hidup berkelanjutan" maksudnya mengenalkan suatu lingkungan yang ada mengenai manfaatkan sampah," kata Purmiyati.

Sementara salah satu siswi SD 1 Ngemplak, Safaatul Maulida mengaku senang bisa membuat karya berupa tas dari plastik. Ia mengaku membutuhkan waktu sekira 3 minggu untuk membuat karya tersebut. Meski sempat kesulitan, namun didampingi guru kelas ia mampu menyelesaikan kerajinan tersebut bersama teman-teman satu kelas.

"Saya senang sekali bisa membuat tas ini, karena bermanfaat jadi tas dan saya juga mengurangi kondisi sampah dilingkungan agar tidak banjir," ujar Safa. MI/Jamaah

(WWD)

Gaya Kerajinan Sampah Sampah plastik Jawa Tengah Pendidikan

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif