Ekonomi hijau. Foto: MI.
Ekonomi hijau. Foto: MI.

SDGs Annual Conference Dorong Ekonomi Hijau Capai SDGs 2030

Antara • 02 Desember 2022 16:39
Jakarta: Kepala Sekretariat Nasional SDGs Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan bahwa penyelenggaraan SDGs Annual Conference 2022 bertujuan untuk mendorong ekonomi hijau dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) pada 2030.
 
baca juga: Standarisasi Nasional Indonesia Perkuat Ekspor Produk Kehutanan

Konferensi ini diselenggarakan dengan mengangkat tema "Mendorong Aksi Ekonomi Hijau untuk Mencapai SDGs" yang berfokus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan nonpemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
 
"Pembangunan yang berkelanjutan memang sesuatu yang penting, sekalipun kita diterpa oleh tekanan-tekanan, seperti pandemi yang lalu. Kita juga akan menghadapi triple planetary crisis yang mengancam sumber pangan kita dan berdampak pada penurunan dana untuk pencapaian SDGs," ujar Vivi, dikutip dari Antara, Jumat, 2 Desember 2022.
 
Dia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, khususnya antara pemerintahan maupun non-pemerintah dalam pencapaian target ekonomi hijau menuju Visi Indonesia 2045.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aksi nyata dari saudara semua dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan untuk akselerasi, terutama yang didukung dengan penguatan kerangka regulasi melalui Perpres SDGs Nomor 111 Tahun 2022, serta pengarusutamaan dalam RPJMN maupun RPJPN," ujar Vivi.
 
Dia mengatakan target ekonomi hijau Indonesia tidak hanya mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat, namun pertumbuhan ekonomi selaras dengan ekonomi hijau, mencapai 6,1-6,5 persen year on year (yoy) hingga 2050 dan diperkirakan mampu menciptakan green jobs sebesar 1,8 juta di 2030.
 
Dia mengatakan pembangunan rendah karbon dan pembangunan berketahanan Iklim akan menjadi tulang punggung transformasi ekonomi hijau Indonesia.
 
"Kita tidak hanya melanjutkan cita-cita pembangunan SDGs, tetapi juga mewujudkannya,” kata Vivi.
 
Dalam kesempatan ini, dia menjelaskan hasil Laporan Economic and Social Commission for Asia and the Pacific dalam "Asia and the Pacific SDG Progress Report 2022" yang memperkirakan pencapaian SDGs di Kawasan Asia Pasifik akan melewati 2030.
 
Dalam konferensi ini, Bappenas bersama Komite Pelaksanaan Pemantauan Otonomi Daerah dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia juga meluncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan untuk mengukur kemajuan pembangunan berkelanjutan daerah serta kapasitas daya saing berkelanjutan daerah.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif