Perum Perhutani  mendapatkan penghargaan SNI. Foto: Perhutani.
Perum Perhutani mendapatkan penghargaan SNI. Foto: Perhutani.

Standarisasi Nasional Indonesia Perkuat Ekspor Produk Kehutanan

Antara • 01 Desember 2022 19:13
Jakarta: Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S Achmad mendorong semakin banyak perusahaan dan organisasi menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara berkelanjutan melalui penganugerahan SNI Award.
 
baca juga: Menko Airlangga: Kebijakan Standardisasi Pecut Daya Saing Produk Lokal! 

"SNI Award merupakan bagian dari upaya stimulasi peningkatan penerapan SNI sehingga diharapkan juga dapat mendorong produsen dan konsumen semakin menghargai aspek mutu," kata Kukuh, dikutip dari Antara, Kamis, 1 Desember 2022.
 
Dia berharap para peraih SNI Award dapat menjadi role model bagi perusahaan dan organisasi lainnya untuk dapat meningkatkan kualitas produk maupun layanan melalui penerapan SNI. Sehingga dapat meningkatkan penerapan SNI oleh perusahaan dan organisasi secara lebih luas.
 
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan standardisasi bertujuan untuk meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing nasional yang sehat serta standardisasi juga bisa melindungi pelaku usaha, konsumen, tenaga kerja dan keselamatan maupun kelestarian lingkungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu peraih SNI Award, Perum Perhutani yang meraih  peringkat Perunggu pada kategori Organisasi Besar Produk Sektor Agro dan Pariwisata yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Perhutani dianggap sudah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten.
 
"Alhamdulillah kali ini saya mewakili Perum Perhutani untuk menerima penganugerahan SNI Award 2022, sebagai bukti Perhutani telah menerapkan SNI secara konsisten," kata Direktur Komersial Perum Perhutani, Ahmad Ibrahim yang mewakili Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro.
 
Pada tahun ini merupakan untuk kali ketiganya Perum Perhutani mengikuti Penganugerahan SNI Award, dan kali ini Perum Perhutani memperoleh peringkat Perunggu.
 
Penerapan SNI di Perhutani diimplementasikan terhadap jenis produk yang dikeluarkan oleh Perhutani yaitu Jenis Produk Kayu (Pengujian, Pengukuran, Tabel Isi, Cara Uji, Penandaan untuk jenis kayu Bundar, Klasifikasi Penandaan, Pengukuran Kayu Gergajian), Produk Non Kayu (Getah Pinus, Gondorukem, Minyak Terpentin, Alfa Pinane, Minyak Kayu Putih), Jasa Lingkungan Wisata Alam (Wisata Terapi, CHSE, Pengelolaan Pariwisata Alam), Perencanaan (Klasifikasi Penutupan Lahan).
 
Kualitas SNI membuat produk Perum Perhutani, melalui anak perusahaan PT Inhutani I, bisa memasarkan produk industri kayu ke lima benua dengan negara tujuan Amerika Serikat, Belgia, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, Korea, dan Ethiopia.
 
Perhutani melakukan ekspor sebanyak 94 Full Container Load (FCL) dengan volume 1.820 m3 senilai USD1,7 juta atau sekitar Rp24,68 miliar selama Januari-Agustus 2022. Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro mengungkapkan pencapaian tersebut sejalan dengan proyeksi ekspor hingga akhir 2022 sebanyak 229 FCL dengan volume 2.676 m3.
 
 Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif