Ilustrasi daur ulang sampah plastik. MI/ Ramdani
Ilustrasi daur ulang sampah plastik. MI/ Ramdani

E-Commerce Berkolaborasi untuk Atasi Masalah Sampah Plastik dan Kemasan

Eko Nordiansyah • 16 November 2022 20:25
Jakarta: E-commerce Blibli menggandeng sejumlah pihak untuk mengatasi masalah sampah plastik dan kemasan pada lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Upaya ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan yang dilakukan oleh Blibli melalui ekosistem omnichannel-nya.
 
COO dan Co-founder Blibli Lisa Widodo mengatakan, Blibli Cinta Bumi berterima kasih atas kolaborasi yang sangat luar biasa dari Liberty Society dalam menggelar Eksibisi Langkah Membumi. Blibli menyadari perlu kolaborasi untuk menyelesaikan pekerjaan besar ini.
 
"Kita harus bersinergi dengan banyak pihak, mulai dari rantai produksi hingga para pelanggan kami untuk terlibat aktif. Kami percaya, jika terus dilakukan, setiap langkah kecil bisa jadi lebih besar manfaatnya bagi keberlanjutan di sekitar kita," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Blibli bersama Liberty Society menggelar eksebisi bertajuk 'Langkah Membumi' di Ashta District 8, Jakarta Selatan, pada 11 November hingga 4 Desember 2022. Eksibisi itu merupakan inisiatif ESG (Environmental, Social, and Governance) pertama di bawah naungan ekosistem Blibli bersama tiket.com dan Ranch Market.
 
Lisa mengungkapkan, Langkah Membumi merupakan bagian dari kampanye Blibli Cinta Bumi yang berlangsung sejak 2020. Kampanye ini juga termasuk ajakan untuk hidup lebih eco-conscious melalui ekosistem omnichannel yang inklusif milik Blibli.
 
"Gerakan eco-conscious secara berkelanjutan telah diterapkan Blibli di mana bekas kardus packaging Blibli yang dikembalikan pelanggan didaur ulang menjadi filler material pengganti plastik bubble wrap," ujarnya.
 
Sebanyak lebih dari 2.600 kilogram sampah daur ulang dari acara musik dan festival yang berlangsung hingga akhir Oktober 2022 telah dikumpulkan untuk didaur ulang oleh Liberty Society. Proses daur ulang merangkul secara inklusif para konsumen, pelestari, dan pengepul sampah.
 
Baca juga: Blibli Perkuat Ekosistem Omnichannel Travel dan Hiburan

 
CEO & Co-Founder Liberty Society Tamara Gondo mengatakan, sustainability dapat menjadi norma, bukan hanya tren, ketika sektor privat menggandeng bisnis sosial. Menurutnya, generasi muda juga sangat peduli pada masalah lingkungan dan sosial.
 
"Kami senang dapat mengedukasi dan membuat produk ramah lingkungan yang mengusung keberlanjutan manusia serta planet melalui kampanye ini. Dari konstruksi booth dan pembuatan merchandise, lebih dari 520 kilogram sampah plastik dan 240 kilogram rice husk telah diolah kembali," kata Tamara.
 
Di eksibisi Langkah Membumi ini, pengunjung dapat menikmati rangkaian talk show, workshop, dan edukasi cara memilah sampah hingga proses daur ulang sampah menjadi produk baru yang ramah lingkungan. 
 
Pengunjung boleh menyumbangkan sampah botol plastik atau kardus untuk ditukarkan dengan merchandise Blibli dan tiket.com, serta voucher belanja dari Ranch Market. Sedangkan produk hasil daur ulang sampah hasil kolaborasi Liberty Society yang bisa dibeli antara lain laptop case, pouch, t-shirt.
 
(END)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif