Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Foto: Dok. Istimewa
Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Foto: Dok. Istimewa

Masyarakat Diminta Membiasakan Transaksi Nontunai

Ekonomi transaksi non tunai
Medcom • 09 Februari 2020 17:14
Pasuruan: Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta masyarakat di Pasuruan, Jawa Timur, membiasakan melakukan transaksi nontunai. Bank Indonesia (BI)sudah meluncurkan QR Code Indonesia Standard (QRIS) yang kredibel dan terjamin dari segi keamanan bertransaksi.
 
“QRIS adalah upaya Bank Indonesia memperkuat digitalisasi sistem pembayaran nontunai yang saat ini berkembang di masyarakat. Dengan demikian sistem pembayaran nontunai makin aman, kredibel, dan melindungi masyarakat Indonesia,” ujar Misbakhun saatmenggelar ‘Sosialisasi Gerakan Nontunai’ bersama BI Perwakilan Malang di Kelurahan Sunan Ampel, Kecamatan Panggung Rejo, Kota Pasuruan, Minggu, 9 Februari 2020.
 
Misbakhun mengatakan disrupsi telah merambah hampir semua sektor usaha. Menurut dia, UKM merupakan basis perekonomian nasional yang punya daya tahan terhadap gejolak ekonomi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“UKM memiliki daya dukung paling besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional menghadapi situasi gejolak ketidakpastian perekonomian global,” kata Misbakhun.
 
Mantan pegawai Kementerian Keuangan itu memuji upaya BI membuat sistem QRIS untuk menjamin keamanan transaksi nontunai. Termasuk bagi para pelaku UMKM.
 
“Peran bank sentral (BI) makin dirasakan kehadirannya di era disrupsi ini,” tutur politikus Partai Golkar itu.
 
Masyarakat Diminta Membiasakan Transaksi Nontunai
Ilustrasi - Medcom.id.
 
Misbakhun menjelaskan program BI tentang penguatan UKM. Para peserta sosialisasi pun sangat antusias menyambut program BI, termasuk dengan menanyakan cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi program pemerintah untuk membantu UKM mengembangkan usaha mereka.
 
“Bank Indonesia menunjukkan dukungan yang kongkret dan nyata pada perekonomian dengan membina UKM. BI mau bersusah payah membuat program ekonomi yang merupakan jalan sulit untuk dilakukan yaitu berpihak pada rakyat kecil, kelompok paling besar daya dukungnya pada perekonomian Indonesia,” ujar Misbakhun.
 
Kepala Tim Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Keuangan Inklusif dan Layanan Administrasi kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih turut hadir dalam acara ini.
 

 

(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif