Illustrasi Satelit Telkom. ANT/Puspa Perwitasari.
Illustrasi Satelit Telkom. ANT/Puspa Perwitasari.

Gangguan Satelit Telkom 1 Masih Berlangsung hingga 10 September

Dian Ihsan Siregar • 28 Agustus 2017 15:29
medcom.id, Jakarta: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan gangguan satelit Telkom 1 masih akan berlangsung hingga 10 September 2017. Pada saat ini, perusahaan telah melakukan recovery gangguan tersebut hingga 17 persen, dari total semua gangguan yang ada.
 
"Karena memang tuntasnya tanggal segitu, 1.500 hari. Tanggal 10 tuntas, kalau 15 ribu site. Sebanyak 15 ribu site itu, dari total 63 pelanggan langsung kami," kata ‎Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga, ‎ditemui di Kantor Pusat Telkom, Jakarta, Senin 28 Agustus 2017.
 
Dari ‎sebanyak 63 pelanggan, bilang Alex, kebanyakan datang dari lembaga perbankan. Tapi, ada juga datang dari korporasi private, lembaga pemerintah dan provider. 

"Jadi, dia untuk pakai sendiri, tidak untuk produk hilir sendiri," jelas dia.
 
Lembaga perbankan yang ‎terkena gangguan, Alex menyatakan, banyak datang dari bank Himbara. Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang terkena gangguan, mungkin tidak terkena gangguan langsung dari Satelit Telkom 1.
 
‎"BCA tidak direck ke kita langsung, lewat VSAT provider. Tapi, kita langsung update pelanggan kita. Supaya mereka update. BCA bukan direct ke kita. ATM Himbara yang banyak, tapi ada yang direct dan in-direct juga," terang Alex.
 
baca : Ada Gangguan, Nasabah BCA Gratis Tarik Tunai di ATM Lain
 
Telah terjadi gangguan layanan akibat satelit Telkom 1. Akibat kejadian itu, Telkom memaksimalkan proses migrasi pelanggan Telkom 1 ke satelit Telkom 2, satelit Telkom 3S dan satelit lainnya. Upaya tersebut, dilakukan Telkom demi mempercepat pemulihan layanan kepada pelanggan dan masyarakat dengan mengerahkan seluruh sumber daya operasional TelkomGroup di seluruh Indonesia yang terdiri dari internal Telkom, anak perusahaan dan seluruh mitra terkait.
 
Proses migrasi layanan telah dilakukan sejak 26 Agustus 2017. Penyediaan dan pegalihan transponder Telkom 1 ke transponder satelit pengganti akan selesai pada 30 Agustus 2017. Sedangkan proses repointing antena ground segment akan dilakukan bertahap, secara bersama sama baik dengan pelanggan maupun dengan operator penyedia layanan VSAT hingga 10 September 2017.
 
"Tercatat Telkom 1 memiliki jumlah pelanggan sebanyak 63 pelanggan, 8 di antaranya merupakan provider VSAT yang memiliki 12.030 site sehingga total ground segment sekitar 15.000 site," kata Alex.
 
Untuk mengawal proses recovery berjalan maksimal, bilang dia, TelkomGroup membentuk posko crisis center yang beroperasi 7x24 jam. Alex beserta seluruh jajaran Direksi Telkom mengawal langsung proses recovery dimana seluruh progress terupdate.
 
"Crisis center merupakan pusat informasi semua proses recovery layanan pelanggan sekaligus sebagai pusat komando untuk merencanakan dan mengeksekusi setiap langkah-langkah yang dianggap perlu bagi percepatan penyelesaian gangguan layanan," terang Alex.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan