Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari (tengah). Foto: Medcom.id/Nia Deviyana.
Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari (tengah). Foto: Medcom.id/Nia Deviyana.

LMAN Percepat Investasi KEK Arun Lhokseumawe

Ekonomi kawasan ekonomi khusus Lembaga Manajemen Aset Negara
Nia Deviyana • 01 Februari 2019 20:34
Jakarta: Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menyebut Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe (KEKAL) akan membuka peluang investasi sebesar USD120 juta. Dari investasi itu, pengelolaan KEKAL mampu menyerap 40 ribu tenaga kerja serta potensi penerimaan negara bukan pajak (BNPB) sebanyak Rp200 miliar.
 
"Ini potensi untuk 2019 saja ya, paling tidak kita bisa meraup paling kecil Rp95 miliar tergantung bagaimana mengoptimalkan kawasan tersebut," ujar Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari dalam Focus Group Discussion di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan, Jumat, 1 Februari 2019.
 
Rahayu menambahkan pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan dan pengelolaan KEKAL guna mewujudkan percepatan ekonomi kawasan tersebut, terutama pemanfaatan ulang bekas kilang LNG Arun yang sejak 15 Oktober 2014 berhenti beroperasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: LMAN: 6 Investor Tertarik Kembangkan KEK Arun Lhokseumawe
 
Meski masih wacana, Rahayu mengaku ada banyak investor dari dalam maupun luar negeri yang tertarik mengelola aset KEKAL. Namun, baru ada enam investor potensial yang sedang melakukan penjajakan dengan pihaknya.
 
"Saya belum bisa sebut, tapi mayoritas bergerak di bidang energi, biofuel, dan petrokimia," tambah dia.
 
Dalam penyusunan masterplan KEKAL, LMAN bekerja sama dengan PT Patriot Nusantara Aceh (Patna) yang bertugas mendukung ketersediaan ketahanan energi nasional. Rahayu menargetkan konsep tersebut bisa selesai pada triwulan satu tahun ini.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif