Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Seskab Pramono Anung (kanan) dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (ketiga kanan) menerima CEO Bukalapak.com Achmad Zaky (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)
Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Seskab Pramono Anung (kanan) dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (ketiga kanan) menerima CEO Bukalapak.com Achmad Zaky (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)

Bos Bukalapak: Tanpa Ristek, Bisnis Bisa Perang Harga

Ekonomi bukalapak ecommerce
16 Februari 2019 13:24
Jakarta: Pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky mengingatkan tanpa riset dan teknologi (ristek), dunia bisnis dan industri hanya akan diwarnai dengan perang harga.
 
"Karena perang ke depan, bukan dengan manusia secara fisik tapi pintar-pintaran. Kalau tidak fokus di riset, kita akan perang harga," kata Achmad Zaky usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 16 Februari 2019.
 
Ia mengakui data yang disampaikan terkait anggaran riset ekonomi digital sudah lama yaitu di 2013 yang diambil dari Wikipedia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi saya pikir semangatnya, saya belum dapat data update terbaru. Saya pikir semangatnya. Tolong diambil semangatnya. Saya anak muda, pelaku industri, fokus ke SDM yang berkualitas dengan riset dan teknologi," katanya.
 
Baca juga: Bukalapak Perhatikan Kemajuan Teknologi Indonesia
 
Sebelumnya dalam cuitannya di akun Twitter-nya Achmad Zaky mengkritik masih rendahnya anggaran riset untuk pengembangan industri. Ia berharap presiden baru memperhatikan masalah itu.
 
Cuitan itu mengundang banyak tanggapan dari warganet di medsos, bahkan muncul ajakan untuk uninstall Bukalapak.
 
Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono sebelumnya juga mengatakan hal tersebut sebagai bentuk perhatian bagi kemajuan industri teknologi di Indonesia.
 
Baca juga: Pertumbuhan Riset Indonesia Dahsyat dalam Empat Tahun Terakhir
 
"Sebagai salah satu pendiri Bukalapak, Achmad Zaky sangat memperhatikan kemajuan industri teknologi di Indonesia," kata Intan kepada Medcom.id, Jumat, 15 Februari 2019.
 
Menurutnya, Achmad Zaky mengatakan demikian karena mengetahui bahwa investasi dalam bidang riset dan SDM tingkat tinggi menjadi salah satu pendorong kemajuan Indonesia.
 
Selama ini, katanya, Bukalapak sebagai perusahaan teknologi anak bangsa telah mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk berinovasi. Kebijakan dan dukungan tersebut yang menjadi penyemangat Bukalapak hingga kini.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif