Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/ Indra Arief Pribadi
Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/ Indra Arief Pribadi

Jokowi Ingin UMKM Bebas Izin Usaha

Ekonomi umkm
Nur Azizah • 12 Februari 2020 11:14
Jakarta: Presiden Joko Widodo ingin memberikan kemudahan berbisnis atau Ease of Doing Business (EODB)kepada Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM). Bahkan, Jokowi Ingin UMKM dibebaskan dari izin usaha.
 
"Saya minta perhatian EODB tidak hanya ditujukan untuk pelaku menengah dan besar. Tolong diutamakan UMKM agar diberikan kemudahan, baik dalam penyederhanaan mau pun mungkin tidak usah izin, tetapi hanya registrasi biasa," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Menurut dia, masalah utama yang perlu dibenahi ialah prosedur yang rumit yang memakan waktu lama hingga berminggu-minggu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosedur yang ruwet dan waktu yang panjang. Sebagai contoh terkait waktu memulai usaha di negara kita membutuhkan 11 prosedur waktunya 13 hari," ungkap dia.
 
Jokowi Ingin UMKM Bebas Izin Usaha
Ilustrasi UMKM. Foto : MI/Adam Dwi.
 
Jokowi membandingkan penanganan prosedur perizinan antara Indonesia dan Tiongkok. Menurut dia, birokrasi perizinan di negeri tirai bambu relatif lebih singkat.
 
"Prosedurnya hanya empat, waktunya hanya sembilan hari. Artinya kita harus lebih baik dari mereka," kata dia.
 
Jokowi ingin peringkat EODBIndex Indonesia yang saat ini di posisi 73 beranjak ke 40 besar. Untuk mencapai target itu, Jokowi meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengevaluasi komponen EODB.
 
"Saya minta Menko Perekonomian dan Badan Koordinasi Penanaman Moda membuat dashboard monitoring dan evaluasi secara berkala sehingga kita bisa pastikan perbaikan di beberapa komponen yang masih bermasalah," pungkas dia.
 

 

(ADN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif