Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam dialog tekstil nasional - - Foto: dog Kemendag
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam dialog tekstil nasional - - Foto: dog Kemendag

Kemendag Dorong Pembukaan Pasar Ekspor Industri Tekstil

Ekonomi Berita Kemendag
Desi Angriani • 06 September 2018 11:48
Solo: Kementerian Perdagangan mendorong pembukaan pasar ekspor bagi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Pembukaan akses ke pasar global ini dapat dilakukan melalui penyelesaian berbagai perjanjian dagang dengan sejumlah negara termasuk pasar nontradisional.
 
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan sektor tekstil memiliki harapan dan potensi yang sangat besar di masa mendatang. Pasalnya, industri ini terus tumbuh dan tidak bergantung pada bahan baku dan bahan penolong impor, serta memiliki pasar yang besar di dalam negeri.
 
Bahkan, kata Enggar kualitas produk TPT Indonesia tidak kalah dengan produksi luar negeri. Salah satunya PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk selaku produsen TPT Indonesia mampu mengekspor seragam militer ke berbagai negara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saat ini industri TPT berkembang dengan sangat baik di berbagai sektor dan bisa mengubah persepsi yang selama ini menilai bahwa TPT Indonesia kalah dengan China, India, Vietnam, Bangladesh. Yang terjadi sekarang, justru produk TPT Indonesia sudah bisa masuk ke China,” kata Mendag dalam keterangan tertulis pada Rabu 5 September 2018.
 
Selain membuka pasar ekspor bagi produk TPT, pemerintah juga memanfaatkan perwakilan dagang di luar negeri, baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang berfungsi sebagai intelijen bisnis dalam upaya meningkatkan ekspor.
 
“Hal lain yang bisa dilakukan Kemendag adalah terus mengedukasi masyarakat bahwa menggunakan produk dalam negeri buatan sendiri merupakan suatu kebanggaan. jelas Mendag.
 
Sementara itu, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan meyakini industri tekstil akan terus membaik seiring dengan kenaikan permintaan. “Hal tersebut tentu perlu kita sikapi secara bijaksana agar peluang yang ada dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.” imbuh Oke.
 
Adapun pada periode Januari-Juni 2018 ekspor TPT Indonesia mencapai USD 6,45 miliar, meningkat sebesar 7,89 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) yang tercatat sebesar USD 5,97 miliar. Sedangkan pada 017, total ekspor TPT Indonesia ke dunia mencapai USD 12,53 miliar. Nilai ini meningkat dibandingkan 2016 yang tercatat sebesar USD 11,83 miliar.
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif