Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno. (Foto: MI/Akhmad Safuan)
Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno. (Foto: MI/Akhmad Safuan)

Penghentian Proyek Dinilai Tak Efektif Atasi Macet

Ekonomi jalan tol proyek lrt
23 November 2018 10:50
Jakarta: Dua dari tiga proyek di tol Jakarta-Cikampek yang saat ini tengah dikerjakan direncanakan dihentikan sementara. Penghentian proyek Light Rapid Transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan dapat mengurangi kemacetan di ruas jalan tersebut.
 
Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai penghentian sementara proyek tidak akan efektif. Meski dihentikan, hal itu tidak akan banyak berpengaruh pada pengurangan tingkat kemacetan.
 
"Kalau melihat angka yang muncul tidak banyak berpengaruh. Kita lupa ketika membangun jalan tol Jakarta-Cikampek jalan non tol tidak dipelihara dengan baik," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Jumat, 23 November 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Djoko akar masalah dari kemacetan selama ini lagi-lagi karena ketersediaan transportasi publik yang belum memadai. Hal itu membuat masyarakat terbiasa menggunakan kendaraan pribadi ketimbang menumpang angkutan umum.
 
Faktor lain, kata Djoko, ketika satu ruas dibuat jalan tol, tidak ada alternatif jalan lain yang bisa dilalui. Akibatnya, masyarakat enggan menggunakan transportasi umum dan cenderung lebih memilih angkutan pribadi.
 
"Karena angkutan umumnya tidak memadai jalan non-tol Jakarta-Cikampek yang mana kita tidak tahu," ungkapnya.
 
Baca juga:Megaproyek di Tol Jakarta-Cikampek Tidak Akan Dihentikan
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif