Berdasarkan keterangan tertulis BI, di Jakarta, Sabtu 28 Januari, pembangunan gedung yang baru tersebut dilandasi semakin berkembangnya perekonomian di Provinsi NTT, yang menuntut peningkatan jumlah sumber daya manusia serta kegiatan operasional untuk mengakomodasi peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.
Kehadiran Bank Indonesia telah dapat dirasakan masyarakat NTT sejak 1969. KPw BI Provinsi NTT beroperasi penuh dalam menjalankan fungsi BI di daerah, yang antara lain meliputi aspek kelancaran peredaran uang dalam jumlah dan pecahan yang sesuai dengan kebutuhan transaksi dari masyarakat serta pengembangan dan pengawasan layanan transaksi pembayaran nontunai.
Baca: Februari, Aturan NPG dari BI Terbit
KPw BI juga berperan sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi di daerah. Adapun koordinasi terus diperkuat agar mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara umum sehingga terjadi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di masa mendatang.
Baca: BI Sarankan Kenaikan TTL Dilakukan saat Inflasi Rendah
Gedung kantor baru KPw BI NTT telah dirancang sesuai dengan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat beroperasi secara ekonomis, tahan lama, memberikan kenyamanan dan ramah lingkungan. Dengan demikian, pelayanan terhadap masyarakat di daerah pun diharapkan semakin optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News