Direktur Utama Garuda Indonesia IGN Ashkara Danadiputra. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu.
Direktur Utama Garuda Indonesia IGN Ashkara Danadiputra. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu.

Garuda Pertimbangkan Minta Kompensasi ke Boeing

Ekonomi garuda indonesia boeing
Suci Sedya Utami • 17 Oktober 2019 09:58
Jakarta: Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia tengah mempertimbangkan untuk meminta kompensasi ke Boeing atas keretakan (crack) pada salah satu pesawat yang dioperasikannya.
 
Direktur Utama Garuda Indonesia IGN Ashkara Danadiputra mengatakan terdapat satu pesawat Garuda yang mengalami kerusakan. Kini pesawat tersebut sudah dinonaktifkan sementara untuk operasional (grounded).
 
"Sedang kami pertimbangkan (minta kompensasi ke Boeing)," kata Ari sapaan akrabnya di Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu VP Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan pesawat yang mengalami keretakan yakni pesawat jenis lama Boeing 737 Next Generation (NG). Pesawat tersebut biasanya dioperasikan untuk penerbangan domestik.
 
"Untuk domestik regional. Next Generation itu kan versi lama," tutur Ikhsan.
 
Dia mengatakan grounded dilakukan langsung sejak 5 Oktober lalu setelah ditemukan adanya retakan kecil di dekat bibir pesawat. Ikhsan bilang setelah ditemukan retakan, Garuda langsung melaporkan ke Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan ke pihak Boeing.
 
"Kita sudah lapor ke Boeing, sekarang lagi koordinasi bagaimana kelanjutannya," jelas Ikhsan.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif