BUMN PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan yang dipercaya publik pada Corporate Governance Perception Index (CGPI) Awarding 2018.
BUMN PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan yang dipercaya publik pada Corporate Governance Perception Index (CGPI) Awarding 2018.

BUMN PT PII Raih Penghargaan CGPI Award

Ekonomi penjaminan infrastruktur indonesia
20 Desember 2018 12:00
Jakarta: BUMN di bawah Kementerian Keuangan, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia mendapat penghargaan sebagai perusahaan yang dipercaya publik pada Corporate Governance Perception Index (CGPI) Awarding 2018.
 
PT PII dinilai telah melakukan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Yakni menerapkan transparency, accountability, responsibility, independency, fairness.
 
Direktur Utama PT PII Armand Hermawan mengatakan penghargaan ini menunjukkan bahwa PT PII sebagai perusahaan yang terpercaya. CGPI adalah program riset dan pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peringkat disusun berdasarkan perancangan riset yang mendorong perusahaan meningkatkan kualitas penerapan konsep Corporate Governance (CG) melalui perbaikan yang berkesinambungan (continuous improvement).
 
“Penghargaan ini menjadikan PT PII semakin termotivasi untuk selalu menerapkan prinsip GCG yang ke depannya akan membawa manfaat positif bagi kita semua. Dengan diberikannya penghargaan ini juga menjadi akhir tahun yang baik bagi PT PII setelah sebelumnya mendapatkan awarding dalam ajang Asean Risk Award 2018 dengan kategori Public Initiative," kata Armand, Kamis, 20 Desember 2018.
 
Penilaian CGPI Award dilakukan melalui dua tahap, analisis dan observasi. Tahap analisis dilakukan melalui metode self assessment digunakan kuesioner untuk responden dari stakeholder internal dan eksternal perusahaan yang meliputi aspek komitmen, transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, keadilan, kepemimpinan, kapabilitas, strategi, risiko, etika, budaya dan keberlanjutan.
 
Baca: PII Jaminkan Pembangunan Infrastruktur Rp42 Triliun
 
Selanjutnya pada tahapan observasi dilakukan paparan dan diskusi untuk klarifikasi atas implementasi, evaluasi dan perbaikan governansi korporasi dalam kerangka GCG yang telah dilakukan oleh Pupuk Indonesia.
 
Riset dan pemeringkatan penerapan GCG ini diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) terhadap perusahaan public (emiten), Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, perbankan dan perusahaan swasta di Indonesia serta lembaga keuangan syariah.
 
Melalui riset ini, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan kualitas penerapan konsep corporate governance.
 
Seperti diketahui, PT PII telah memberikan penjaminan sejumlah 17 proyek infrastruktur yang terdiri dari tiga proyek pada sektor telekomunikasi, 10 proyek pada sektor jalan tol, tiga proyek pada sektor air minum dan satu proyek pada sektor ketenagalistrikan.
 
Selain itu, PT PII telah melaksanakan mandat baru sebagai pelaksana Project Development Facility (PDF) melalui penugasan dari Kementerian Keuangan RI pada empat proyek, yaitu proyek kereta api Makassar-Pare-pare, proyek preservasi Jalan Lintas Timur Sumsel dan Riau serta proyek RS Kanker Dharmais.
 

 

(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif