Kemensos menyelenggarakan Bimbingan Pemantapan Pendamping sosial Bantuan Sosial Pangan tahun 2019, di The Rich Hotel Yogyakarta, Selasa, 22 Oktober 2019 (Foto:Dok)
Kemensos menyelenggarakan Bimbingan Pemantapan Pendamping sosial Bantuan Sosial Pangan tahun 2019, di The Rich Hotel Yogyakarta, Selasa, 22 Oktober 2019 (Foto:Dok)

Dukung Sukses BPNT, Pendamping Diberi Pembekalan

Ekonomi Berita Kemensos
Rosa Anggreati • 25 Oktober 2019 22:33
Yogyakarta: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi salah satu program andalan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam mengentaskan kemiskinan. Pada 2020, jumlah bantuan akan ditambah.
 
Jumlah BPNT dari semula Rp110 ribu dinaikkan menjadi Rp150 ribu. Para keluarga penerima manfaat (KPM) juga akan menerima bantuan kebutuhan bahan pokok selain beras dan telur.
 
Mengingat pentingnya BPNT, diharapkan para pendamping dapat mendukung program ini agar tepat sasaran.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Para pendamping agar menjadi seorang mentor yang membantu menjalankan program BPNT ini agar dapat terlaksana dengan lancar, tanpa ada kendala berat," kata Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kemensos Andi ZA Dulung.
 
Dukung Sukses BPNT, Pendamping Diberi Pembekalan
Dirjen PFM Kemensos Andi ZA Dulung (Foto:Dok)
 
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan BPNT, Kemensos menyelenggarakan Bimbingan Pemantapan Pendamping sosial Bantuan Sosial Pangan tahun 2019, di The Rich Hotel Yogyakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.
 
Tak kurang dari 373 peserta hadir. Mereka adalah Kepala Dinas Sosial Provinsi sebanyak 11 orang, Supervisor Kabupaten/Kota 181 orang, dan Koordinator Tenaga Kesejahterahan Sosial (Korteks) 181 orang.
 
"Harapan kami, peserta dapat memahami pelaksanaan BPNT, memantau, mengevaluasi, dan membuat laporan pelaksanaan bantuan dengan baik dan benar," tutur Dirjen PFM Andi.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif