Pemerintah Siap Luncurkan <i>Single Submission</i> Akhir Mei
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)
Jakarta: Pemerintah bakal meluncurkan pelaksanaan perizinan terintegrasi secara elektronik (online single submission/OSS) pada akhir Mei. Pemerintah berjanji untuk menyelesaikan seluruh persiapan yang selama ini masih belum rampung sehingga membuat implementasi reformasi perizinan itu tertunda.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini persiapan sudah 88 persen. Dia memang ada beberapa daerah yang belum siap. Namun, Darmin menegaskan pada daerah-daerah tersebut apabila tak selesai maka daerah tersebut tak bisa ikut dalam sistem OSS.

"Kapan diluncurkannya? Rencananya sebelum akhir bulan, jadi kita kerja keras menuntaskan. Kita siapkan orang di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan SDM-nya. Kalau sudah, kita jalankan," jelas Darmin dalam acara dialog publik OSS, di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 25 Mei 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan terkait SDM, dalam seminggu terakhir telah ada opsi untuk penyesuaaian organisasi.

Baca: Peluncuran Single Submission Tunggu Kesiapan BKPM

"Diskusi soal SDM sudah berlangsung antara Menko Perekonomian, Menteri PANRB, dan BKPM. Jadi ini sedang dalam proses," tambah Lembong.

Dalam rencana awal, OSS akan diimplementasikan secara serentak pada April 2018, namun karena kesiapan yang belum sempurna, akhirnya diundur hingga 20 Mei. Hingga tanggal tersebut, ternyata masih juga belum bisa diimplementasikan.

Lembong mengatakan perubahan jadwal tersebut memang karena adanya kendala, seperti belum terbentuknya seluruh satuan tugas (satgas) di tingkat kabupaten atau kota.

"Jadi anggota satgas nasional ini sekitar 600, kan ada 530 kabupaten kota, ada 34 provinsi, kemudian ada lebih dari 60 kementerian lembaga dan non lembaga. Jadi memang kompleks sekali, jadi enggak mungkin serentak," tandas dia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id