Menurut General Manager Human Capital Management Division BCA Lianawaty Suwono, BCA banyak diburu pencari kerja karena karyawan merupakan aset berharga untuk membangun masa depan BCA. Prinsip keadilan dan transparansi menjadi pegangan BCA.
"BCA membuat strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM), budaya kinerja, dan hadiah total guna menghasilkan strategi hadiah monetary dan non-monetary," jelas Lianawaty.
Monetary, lanjut Lianawaty, merupakan penghargaan dasar berupa gaji, dana pensiun, BPJS Ketenagakerjaan dengan tunjangan kesehatan seluruh keluarga inti, pinjaman rumah, pinjaman kendaraan, serta pinjaman kebutuhan darurat. Semua keuntungan tersebut diatur berjenjang, ditambah bantuan pernikahan, kematian, dan bencana alam serta SK bonus.
"Rata-rata, karyawan mendapat bonus enam kali. Lima berbentuk tunai dan satu saham di BCA," tutur Lianawaty.
BCA juga memberi insentif, tergantung pekerjaannya. "Misal, masuk di akhir pekan dan tugas ke luar kota akan mendapat insentif jangka panjang berupa bonus saham," ujar Lianawaty.
Sedangkan non-monetary yaitu terkait pengembangan karyawan. BCA memastikan karier karyawan terjaga baik. Ada mekanisme identifikasi mulai dari talent map, rencana pengembangan individu, promosi, dan program pengembangan untuk mendapat tanggung jawab lebih.
Dalam komunikasi dan pengakuan non-monetary, terdapat pelatihan, pengawasan, pendampingan, traveling rewards, beasiswa, dan izin tambahan. Dalam pemberian remunerasi, BCA menerapkan P50, P75, maupun P90.
"Jadi, karyawan tak ada yang dibayar di bawah P50. Misalnya, P75 untuk account officer, P90 untuk karyawan unggul dengan keahlian khusus, seperti treasury, dan TI. Sementara P90 termasuk talent yang sulit didapat," terang Lianawaty.
Seluruh penghargaan yang diberikan BCA kepada karyawannya, dimaksudkan agar karyawan BCA tidak diambil bank lain. Sehingga tidak heran, jika turn over karyawan BCA secara nasional hanya 2 persen.
Bahkan, untuk karyawan terbaik dengan klasifikasi P90, turn over lebih rendah lagi. Ini terbukti dengan data pada September 2015, talent yang mengundurkan diri hanya 0,29 persen dari total 23 ribu karyawan di BCA.
"Pengunduran diri kebanyakan karena alasan pribadi, misalnya mengurus anak atau mulai bisnis," tutup Lianawaty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News