Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: MI/Ramdani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: MI/Ramdani.

Sri Mulyani: Kurang dari 2 Tahun, Rasio Utang RI Turun Jadi 37,91%

Antara • 25 Agustus 2022 19:05
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan rasio utang Indonesia pada Juli 2022 turun menjadi 37,91 persen dalam waktu kurang dari dua tahun. Hal ini didorong pengendalian pembiayaan utang seiring semakin baiknya kinerja APBN serta pulihnya perekonomian.
 
"APBN kita mengalami eksposur dengan adanya defisit yang melonjak pada 2020 dan 2021, sehingga rasio utang kita sempat meningkat dari 30 persen pada 2019 menjadi 40 persen pada 2021," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kamis, 25 Agustus 2022.
 
Karena itu, ia menilai penurunan rasio utang Indonesia tersebut adalah suatu konsolidasi fiskal yang sangat cepat dibandingkan berbagai negara di dunia, yang rasio utangnya masih tinggi dan bahkan terus meningkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sampai saat ini, kata dia, pemulihan ekonomi domestik akan terus berlanjut sehingga dengan momentum tersebut Indonesia akan mulai melakukan konsolidasi APBN untuk menjadi sehat kembali setelah bekerja sangat keras selama dua tahun terakhir.
 
Baca juga: Rasio Utang Turun, Konsolidasi Fiskal Dinilai Berhasil

 
Penurunan rasio utang, kata Sri Mulyani, menyebabkan Indonesia mendapatkan perbaikan peringkat utang dari Lembaga Pemeringkat Internasional The Standard and Poor's (S&P). Kemudian lembaga pemeringkat internasional lainnya seperti Moody's dan Fitch turut memberikan prospek positif terhadap ekonomi Indonesia ke depan.
 
"Hanya 30 negara yang memiliki perbaikan peringkat utang, sedangkan 161 negara lain mendapatkan penurunan peringkat. Sebanyak 109 negara prospeknya justru direvisi menjadi negatif," ucapnya.
 
Dengan penurunan rasio utang dan peningkatan peringkat utang Indonesia oleh berbagai lembaga internasional, Sri Mulyani pun berpendapat seluruh kondisi tersebut menggambarkan kondisi APBN relatif cukup baik.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif