Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berharap, pengembangan kawasan industri bisa membuat industri nasional tahan banting dari persaingan. Karena dengan begitu, industri bakal bekerja efisien dengan tingkat utilisasi penuh dan produktivitas tinggi.
"Sehingga industri kita akan menghasilkan barang-barang yang mampu bersaing dengan produk impor serta mampu melakukan diversifikasi produk dan pasar ekspor. Dengan demikian, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kita," ujar Airlangga, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (28/10/2016).
Di samping itu, lanjut Airlangga, kawasan industri dapat meningkatkan efisiensi dan kemudahan penyediaan infrastruktur serta mampu menyediakan lapangan kerja yang luas dan menarik investasi. "Dengan bertambahnya lapangan kerja maka pendapatan masyarakat akan meningkat dan berdampak pula pada peningkatan pendapatan ekonomi wilayah," ungkapnya.
Baca: Capaian Amnesti Pajak Rangsang Pertumbuhan Ekonomi
Kemudian, kawasan industri bisa meningkatkan produktivitas perusahaan yang berlokasi di kawasan industri sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi. "Pembangunan kawasan industri dapat mendorong tumbuhnya industri pendukung industri besar, baik sektor swasta maupun sektor publik," jelas dia.
Bahkan, kawasan industri dapat mewujudkan pembangunan industri yang terdesentralisasi ke seluruh wilayah, mendukung peningkatan kualitas lingkungan secara menyeluruh, serta dengan adanya kawasan industri maka masalah-masalah konflik penggunaan lahan akan dapat dihindari.
Baca: Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Capai 5%
Airlangga menyampaikan, pemerintah telah mengeluarkan beberapa paket kebijakan ekonomi, di mana pengembangan kawasan industri menjadi salah satu perhatian utama. Tujuannya adalah mendorong pengembangan kawasan industri yang atraktif sebagai pendekatan wilayah dalam mempercepat pemulihan industri.
Baca: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Bisa di Bawah Ekspektasi BI
"Deregulasi tersebut menekankan bahwa pengembangan kawasan industri tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, tetapi akan menyebar hingga ke luar Jawa. Jadi, konsep pengembangan kawasan industri adalah Indonesia sentris," pungkas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News