Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto: dok Kemenko Perekonomian.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto: dok Kemenko Perekonomian.

Kemenko Perekonomian: Tindak Lanjut Hasil KTT G-20 Disesuaikan dengan Prioritas!

M Ilham Ramadhan • 29 November 2022 20:19
Jakarta: Pemerintah memastikan prioritas pelaksanaan hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 akan disesuaikan dengan prioritas yang diusung dalam Presidensi G-20 Indonesia. Berbagai komitmen di sektor transisi energi, ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi digital, keuangan, dan infrastruktur bakal menjadi sektor terdepan yang diupayakan terimplementasi.
 
"Bidang yang akan menjadi prioritas akan disesuaikan dengan prioritas Presidensi G-20 Indonesia 2022 yaitu transisi energi, ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi digital dan pastinya keuangan yang terkait dengan kebutuhan pembiayaannya, serta infrastruktur yang juga menjadi komitmen di KTT G-20," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso kepada Media Indonesia, Selasa, 29 November 2022.
 
Adapun berbagai skema komitmen yang telah ada dan akan diimplementasikan ialah Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) dengan dana kemitraan sebesar USD600 miliar selama lima tahun ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu Just Energy Transition Partnership (JETP) dengan komitmen investasi sebesar USD20 miliar. Kemudian Asia Zero Emission Community (AZEC) yang melanjutkan kerja sama Joint Crediting Mechanism (JCM).
 
Baca juga: Presiden Perintahkan Jajarannya Tindak Lanjuti Capaian G20

 
Selain itu ada Pandemic Fund dengan dana kelolaan sejauh ini sebesar USD1,5 miliar dan komitmen dukungan pemulihan negara rentan melalui Special Drawing Right (SDR) sebesar USD81,6 miliar.
 
"Semua bentuk kesepakatan, komitmen dan kerja sama yang sudah disepakati dan sudah ditandatangani ini, memerlukan proses koordinasi, monitoring dan pengawasan untuk memastikan tindak lanjut dari setiap program. Karena itu diperlukan semacam Gugus Tugas yang akan melaksanakan tugas-tugas memastikan tindak lanjut hasil KTT G-20 dapat terwujud," papar Susiwijono.
 
Pembentukan Gugus Tugas merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo kepada jajarannya. Ini dinilai perlu untuk memastikan beragam komitmen yang diterima Indonesia dalam forum G-20 beberapa waktu lalu. Gugus Tugas nantinya akan berfungsi menindaklanjuti kesepakatan dan komitmen yang ada di Deklarasi Bali dan Annexes atau lampirannya.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif