Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ilustrasi. Foto: dok MI.

Perekonomian 2023 akan Lebih Menantang

Antara • 08 Desember 2022 20:34
Depok: Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto mengatakan dalam menghadapi 2023 perekonomian diproyeksikan akan lebih menantang.
 
"Untuk itu kami berupaya mendorong dua hal utama. Yaitu pertama bagaimana mengubah cara pandang dan pola pikir untuk lebih mampu berkolaborasi," kata Teguh Dartanto di Kampus UI Depok, dilansir Antara, Kamis, 8 Desember 2022.
 
Sebab menurutnya, di era yang penuh ketidakpastian ini menghadapi ancaman ke depan, diperlukan kolaborasi satu sama lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua adalah skill mengenai evidence based artinya SDM harus bisa membaca fakta dan data. Juga mengaitkan fakta dan data, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi-informasi yang mungkin kurang positif.
 
Baca juga: Indonesia Masih Menarik bagi Investor di 2023

"Dua hal itu yang menjadi concern kami menghadapi tahun depan, atau tantangan jangka pendek ini," lanjutnya.
 
Pembangunan SDM dengan berbagai skill tersebut, menurutnya merupakan bagian penting dari transformasi di dunia pendidikan tinggi. Sehingga SDM yang dihasilkan berubah lebih baik dengan pola pikir luas dan berstandar global.
 
"Bagaimanapun juga masa depan dunia tergantung dengan orang-orang yang ada di Indonesia juga. Contohnya, Indonesia bagian dari G20 artinya memang suara Indonesia diperhitungkan," katanya.
 
Oleh karena itu pendidikan tinggi harus mau bertransformasi dengan orientasi harus global. Untuk bisa menjadi global maka kita harus juga mengikuti global standard yang bisa dilakukan melalui akreditasi internasional.
 
Seperti diketahui, baru-baru ini FEB UI memperoleh akreditasi internasional Association to Advance Collegiate School of Business (AACSB), yang merupakan salah satu penilaian paling bergengsi di dunia untuk sekolah bisnis.
 
Bahkan dari sekitar 13 ribu sekolah bisnis di dunia, kurang dari enam persen yang telah masuk pengesahaan AACSB mengingat ketatnya proses akreditasi tersebut.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id


 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif