Berdasarkan data pasar mata uang Investing pada pukul 09.08 WIB, mata uang rupiah berada di level Rp17.756,4 atau melemah 0,23%.
| Baca juga: Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.700/USD |
Penguatan dolar AS juga tercermin dari Indeks Dolar AS (DXY) yang naik ke level 99,000 atau menguat 0,08%. Kondisi ini menandakan mata uang Negeri Paman Sam masih mendominasi pergerakan pasar global.
Tidak hanya terhadap dolar AS, rupiah juga melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Mata uang dollar AS singapura tercatat di Rp13.902,94, sementara mata uang euro stabil dengan berada di level Rp20.657.
Di sisi lain, beberapa mata uang regional Asia menunjukkan pergerakan beragam. Baht Thailand melemah 0,10% terhadap mata uang garuda dan ringgit Malaysia turun 0,12% terhadap rupiah.
Sementara itu, harga emas dunia yang tercermin pada XAU/USD turun 0,72% ke level 4.537,14. Pelemahan emas terjadi seiring penguatan dolar AS yang biasanya menekan daya tarik aset safe haven tersebut.
Pelaku pasar kini menanti arah kebijakan suku bunga global serta perkembangan ekonomi AS yang masih menjadi faktor utama penggerak pasar keuangan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News