Ilustrasi IHSG. Foto: Medcom
Ilustrasi IHSG. Foto: Medcom

IHSG Siap Melaju Meski Investor Masih Cermati Hasil Rilis Inflasi AS

Annisa ayu artanti • 11 Agustus 2022 09:04
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan menguat di perdagangan hari ini meskipun sebagian besar investor masih mencermati hasil rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, data CPI AS menunjukkan perlambatan akan memberikan pertimbangan kepada The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunganya.
 
"Investor akan mencermati hasil rilis data CPI AS yang menunjukkan perlambatan sehingga ada kemungkinan The Fed menunda kenaikan suku bunga," ucap Dennies dalam riset, Kamis, 11 Agustus 2022.
 
Baca juga: 2 Persepsi Investor terhadap Hasil Data Inflasi AS

Dennies juga mengatakan, pergerakan IHSG hari ini juga masih ditopang oleh rilis kinerja emiten pada paruh pertama tahun ini yang mayoritas mencatat pertumbuhan yang cukup baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan, kinerja emiten pada kuartal I-2022 yang tercatat tumbuh positif.
 
Dari 722 yang telah melaporkan laporan keuangannya untuk periode kuartal I-2022 tercatat peningkatan laba sebesar 110 persen, dari Rp79,77 triliun menjadi Rp167,52 triliun.
 
Sementara untuk kinerja emiten pada kuartal II-2022, pelaporan kinerja keuangan masih berlangsung. Namun dari 314 emiten yang telah melaporkan tersebut kinerja yang cukup optimal berasal dari emiten sektor teknologi, transportasi dan logistik, dan energi.
 
"Dari dalam negeri masih akan ditopang oleh musim rilis kinerja emiten semester I-2022," sebut Dennies.
 
Dennies juga mengatakan, pergerakan IHSG akan mengikuti gerak bursa AS, yang menguat pada penutupan perdagangan kemarin.

 
Dow Jones ditutup menguat 1,63 persen, Nasdaq ditutup menguat 2,89 persen, dan S&P 500 menguat 2,13 persen.
 
"Wall Street naik tajam pada perdagangan Rabu menyusul rilis data inflasi utama yang menunjukkan perlambatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kenaikan harga," jelasnya.
 
Seperti diketahui indeks harga konsumen utama untuk Juli naik +8,5 persen year on year (yoy) dan cenderung datar dibandingkan dengan Juni.
 
Adapun untuk perdagangan hari ini IHSG akan bergerak di level support 6.998-7.041 dan resistance 7.106-7.128.

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif