Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

IHSG Dibuka Hijau, Ini Faktor yang Bisa Menentukan Arah Pasar Hari Ini

Annisa ayu artanti • 12 Juni 2026 09:24
Ringkasnya gini..
  • IHSG dibuka naik 74,38 poin atau 1,26 persen ke level 5.960,27.
  • Penguatan Wall Street menjadi sentimen positif bagi pasar saham Indonesia.
  • Investor masih mencermati pelemahan rupiah dan perkembangan ekonomi domestik.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan ini dengan performa positif setelah mendapat dorongan dari penguatan bursa saham global, khususnya Wall Street. 
 
Meski demikian, investor masih dibayangi sejumlah sentimen domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar sepanjang hari.
 
Melansir Antara, Jumat, 12 Juni 2026, IHSG dibuka menguat 74,38 poin atau 1,26 persen ke level 5.960,27. Sementara indeks saham unggulan LQ45 naik 9,97 poin atau 1,70 persen ke posisi 596,81.

Wall Street jadi angin segar 

Sentimen global menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG pada awal perdagangan. Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan terakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,86 persen ke level 50.848,75. Sementara itu, S&P 500 menguat 1,75 persen menjadi 7.394,30 dan Nasdaq Composite melesat 2,54 persen ke posisi 25.809,66.
 
Baca juga: Ketegangan Timur Tengah Meningkat, IHSG Diproyeksi Volatil Sepanjang Perdagangan

Sentimen domestik masih jadi tantangan

Meski dibuka menguat, pasar saham Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dari dalam negeri.
 
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG tertekan oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi penjualan ritel sebesar 3,7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), hingga proyeksi defisit fiskal Indonesia yang masih berada di kisaran 2,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menurut Bank Dunia.
 
Di sisi lain, katalis positif seperti pembagian dividen, buyback emiten besar, dan efisiensi anggaran MBG belum mampu mengimbangi kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi domestik.

Proyeksi IHSG hari ini

Secara teknikal, Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan pergerakan IHSG diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak terbatas.
 
Level support berada di area 5.728 hingga 5.653, sementara resistance berada pada rentang 5.960 hingga 6.000.
 
Apabila mampu bertahan di atas area 5.960, peluang IHSG untuk menguji level psikologis 6.000 akan semakin terbuka. Namun, jika tekanan jual kembali meningkat, indeks berpotensi bergerak menuju area support terdekat.
 
"Fokus pasar hari ini akan tertuju pada gelombang demonstrasi yang berlangsung terkait penolakan kenaikan harga bahan bakar dan isu ekonomi nasional, yang berpotensi meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset-aset domestik di tengah tekanan nilai tukar," jelas tim riset.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan