Mata uang rupiah. Foto; AFP.
Mata uang rupiah. Foto; AFP.

Tren Kenaikan Suku Bunga The Fed Melunak, Buat Rupiah Makin Jos!

Arif Wicaksono • 11 Januari 2023 15:59
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Rabu pagi menguat seiring ekspektasi suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) oleh Federal Reserve (Fed) akan lebih moderat. Artinya The Fed tak akan bertindak agresif dalam menaikkan suku bunga The Fed.
 
Bloomberg melansir mata uang rupiah naik 94 bps atau 0,60 persen ke level Rp15.481 per USD pada penutupan perdagangan Rabu, 11 Januari 2023. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah naik sebesar 106 bps ke level Rp15.479 per USD.
 
baca juga: Ini Nih yang Bikin Rupiah Menguat di Rabu Pagi

Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto sebelumnya memperkirakan ada peluang penguatan rupiah hari ini, dengan harapan kenaikan suku bunga AS ke depan akan lebih moderat.
 
Mayoritas pelaku pasar saat ini berekspektasi The Fed hanya akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan awal Februari 2023. Pada tahun lalu, bank sentral sudah melakukan kenaikan suku bunga secara agresif yang menopang penguatan dolar AS secara signifikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar juga menanti data CPI AS yang akan dipublikasikan besok. Konsensus menyebutkan inflasi CPI AS akan turun jadi 6,5 persen dari 7,1 persen," ujar Rully, dikutip dari Antara.
 
Pelaku pasar menunggu data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS minggu ini untuk melihat apakah itu akan mengonfirmasi inflasi di Negeri Paman Sam mulai melambat.
 
Ketua The Fed Jerome Powell tidak memberikan petunjuk kebijakan apapun selama diskusi panel di Stockholm semalam. Sementara pejabat The Fed lainnya mengatakan langkah bank sentral selanjutnya akan bergantung pada data.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif