Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Kurs Rupiah Sore Kalah Kuat dari Dolar AS

Angga Bratadharma • 07 Desember 2022 16:27
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Rabu terpantau melemah ketimbang pembukaan pada pagi tadi di posisi Rp15.615 per USD. Mata uang Garuda gagal meredam keperkasaan mata uang Paman Sam di saat The Fed diramal menaikkan suku bunga kembali pada minggu depan.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 7 Desember 2022, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan berakhir di level Rp15.636 per USD, melemah 0,12 persen atau setara 19 poin. Hari ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp15.585 hingga Rp15.647 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.583 per USD.
 
Sementara itu, dolar AS hampir tidak berubah terhadap euro dan yen pada akhir perdagangan Selasa waktu setemppat (Rabu pagi WIB), setelah kenaikan kuat sehari sebelumnya. Para investor mencoba memposisikan untuk kenaikan suku bunga yang diperkirakan minggu depan dari Federal Reserve AS.
 
Dolar Australia turun sedikit. Dolar Australia naik di awal sesi setelah bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA), menaikkan suku bunga untuk kedelapan kalinya dalam beberapa bulan. Berdasarkan data yang telah dirilis menunjukkan bahwa aktivitas industri jasa AS secara tak terduga meningkat pada November.
Baca: OJK Pelototi 22 Perusahaan Peer to Peer Lending

Kondisi itu mendorong spekulasi The Fed akan menaikkan suku bunga lebih besar dari yang diproyeksikan baru-baru ini. Sedangkan pedagang saat ini memperkirakan kenaikan setengah poin dari The Fed minggu depan dan mereka memproyeksikan suku bunga terminal sedikit di atas lima persen pada Mei.
 
"Tidak banyak insentif baru. Ada banyak aksi harga kemarin, dan kami hanya mengkonsolidasikannya, dengan fokus besar pada pertemuan Fed minggu depan," kata Kepala Strategi Pasar Bannockburn Global Forex New York Marc Chandler.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, tetap naik sekitar 10 persen sejauh tahun ini. Indeks terakhir naik tipis 0,1 persen pada Selasa, 6 Desember 2022. Sementara itu, euro datar terhadap dolar pada 1,0492 dolar, sementara dolar turun 0,1 persen terhadap yen Jepang.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif