Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: dok Kemenko Perekonomian.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: dok Kemenko Perekonomian.

Ekonomi Kondusif Bikin Industri Asuransi 'Mentereng'

M Ilham Ramadhan • 29 September 2022 09:43
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah terus melakukan upaya ekstra untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah penguatan ekonomi nasional. Kondisi ini diyakini dapat mendorong perekonomian nasional yang kian pulih sehingga dapat mendongkrak perkembangan industri asuransi.
 
"Kondisi ekonomi yang kondusif ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi perkembangan industri asuransi," kata Airlangga dalam acara Indonesia Re Internasional Conference 2022 seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 29 September 2022.
 
Pengembangan industri asuransi menjadi penting karena saat ini masyarakat dihadapkan dengan risiko tak terduga yang terus muncul. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juli 2022, total aset industri asuransi mencapai Rp1.738 triliun. Dari jumlah tersebut, aset reasuransi tercatat memiliki kontribusi sebesar 2,1 persen atau Rp35,76 triliun.
 
Baca juga: Asuransi Penting bagi Kelangsungan Bisnis UMKM

 
Industri asuransi terdiri dari usaha asuransi kerugian, asuransi jiwa, dan reasuransi. Sementara itu, perusahaan reasuransi merupakan perusahaan yang memberikan jasa dalam pertanggungan ulang terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan asuransi kerugian dan atau perusahaan asuransi jiwa.
 
"Saat ini baru ada delapan pelaku usaha reasuransi di Indonesia. Jadi, pangsa pasarnya masih besar, mengingat jumlah pelaku asuransi di Indonesia sekitar 138 perusahaan," ungkap Airlangga.
 
Pemerintah, lanjut dia, telah menerbitkan Peraturan Pemerintah 3/2020 yang mengatur batasan kepemilikan asing pada bisnis yang terkait dengan perasuransian. Hal itu disebut sebagai upaya yang dapat mendukung dan mengembangkan pertumbuhan industri asuransi dan reasuransi di Tanah Air.
 
"Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para reasuradur untuk menjadikan situasi yang penuh ketidakpastian ini sebagai peluang untuk turut serta menjaga ketahanan ekonomi nasional. Reasuransi berperan penting dalam memastikan industri asuransi mengenali eksposur apa yang harus diharapkan dalam waktu dekat," pungkas Airlangga.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif