Ilustrasi. FOTO: AFP/Bay Ismoyo
Ilustrasi. FOTO: AFP/Bay Ismoyo

Bos BCA: Penyesuaian Harga BBM Tidak Pengaruhi Penyaluran Kredit

Antara • 06 September 2022 08:45
Jakarta: Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Haryanto T Budiman mengatakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah tidak memengaruhi penyaluran kredit perseroan. BCA optimistis penyaluran kredit tetap tumbuh mencapai target yang sebesar 8-10 persen pada 2022.
 
"Tidak ada dampaknya, (penyaluran kredit) ini so far so good. Kita sih terus terang masih confidence dengan penyaluran kredit (2022)," ujar Haryanto, dalam Road to BCA Wealth Summit 2022, dilansir dari Antara, Selasa, 6 September 2022.
 
Dia mengatakan, optimisme ini berkaca pada meningkatnya rasio dana murah atau Current Account and Saving Account (CASA) hingga memasuki triwulan III tahun ini yang tercatat mencapai 81 persen. "Jadi ketergantungan pada suku bunga deposito juga ga terlalu tinggi," ujar Haryanto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan transaksi perbankan terus mengalami peningkatan setelah dilakukan pelonggaran terhadap mobilitas masyarakat di masa pascapandemi covid-19 ini. Haryanto mengatakan penyesuaian harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah juga ditujukan untuk menyehatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca: Lembaga Riset: Harga Minyak Dunia Faktor Penyesuaian Harga BBM Subsidi

"Jadi kebijakan ini sudah diambil pemerintah, ya untuk menyehatkan anggaran kita. Saya rasa kita harus mendukung, karena ini memang untuk menyehatkan anggaran dan sudah dipikirkan matang-matang oleh pemerintah," ujar Haryanto.
 
Dia mengatakan berbagai kebijakan memang harus diambil di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi di tingkat global saat ini. Dengan itu, pihaknya akan terus mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.
 
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengatakan penyesuaian harga BBM merupakan langkah terakhir yang dipilih pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari gejolak harga minyak di tingkat global.
 
Dia memutuskan anggaran subsidi BBM akan dialihkan untuk bantalan sosial (bansos), sehingga dapat lebih tepat sasaran. Pemerintah sendiri telah menggelontorkan tambahan anggaran bansos sebesar Rp24, 17 triliun sebagai pengalihan subsidi BBM.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif