Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.
Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.

Posisi Investasi Internasional Indonesia, Apa Ya Maksudnya?

Husen Miftahudin • 11 Januari 2023 09:51
Jakarta: Bank Indonesia (BI) selalu merilis Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia setiap kuartal, dengan posisi kewajiban neto investasi yang meningkat atau menurun. Kewajiban neto investasi adalah perbandingan antara kewajiban investasi yang harus dikembalikan Indonesia dengan aset investasi Indonesia yang ada di luar negeri.
 
Data terakhir Bank Indonesia untuk PII Indonesia adalah kuartal III-2022, yang mencatat kewajiban neto sebesar USD262,0 miliar setara 20,0 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan kewajiban neto pada akhir kuartal II-2022 sebesar USD270,5 miliar atau setara 21,3 persen dari PDB.
 
"Perkembangan ini dikontribusikan oleh penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) di tengah posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN) yang relatif stabil," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam rilis tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) adalah pasiva (utang) perusahaan yang merupakan kewajiban terhadap bukan penduduk, baik dalam valuta asing (valas) maupun rupiah. Antara lain dalam bentuk utang luar negeri dan utang dagang kepada perusahaan di luar negeri.
 
Sementara itu, Aset Finansial Luar Negeri (AFLN) adalah aktiva (aset) perusahaan yang merupakan tagihan terhadap bukan penduduk, baik dalam valas maupun rupiah. Antara lain dalam bentuk penyertaan modal pada perusahaan di luar negeri.
 
Hal ini disebut juga sebagai Lalu Lintas Devisa, yakni perpindahan aset dan kewajiban finansial antara penduduk dan bukan penduduk. Termasuk perpindahan aset dan Kewajiban Finansial Luar Negeri antarpenduduk.
 
Baca juga: BI: Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Turun Jadi USD262 Miliar

 
Lalu, apa itu Posisi Investasi Internasional?
 
Dijelaskan Bank Indonesia melalui unggahan di @bank_indonesia, Posisi Investasi Internasional (PII) menggambarkan posisi investasi internasional suatu negara yang dapat digunakan untuk memahami tingkat keterbukaan keuangan suatu negara (financial openness).
 
Sekaligus, merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberlanjutan (sustainability) dan kerentanan (vulnerability) sektor eksternal negara tersebut.
 
Faktor-faktor yang memengaruhi PII Indonesia
 
Posisi Investasi Internasional Indonesia dipengaruhi oleh perkembangan transaksi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan faktor perubahan lainnya, seperti faktor harga dan nilai tukar.
 
Dalam statistik PII Indonesia, terdapat nilai dan komposisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN) dan Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) Indonesia pada suatu waktu tertentu.
 
"Selisih antara AFLN dan KFLN disebut sebagai PII neto, di mana PII Indonesia saat ini tercatat sebagai kewajiban neto," jelas Bank Indonesia.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif