Mengacu laman Logam Mulia, Rabu, 21 Januari 2026, harga perak hari ini tercatat naik Rp600 per gram menjadi Rp59.350 per gram, dari sebelumnya Rp58.750 per gram.
Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah gejolak ekonomi global.
Perak, logam mulia serbaguna bernilai ekonomi tinggi
Melansir laman OCBC, perak merupakan logam berharga berwarna putih berkilau yang dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi serta sifat serbaguna. Tak hanya dimanfaatkan sebagai perhiasan, perak juga banyak digunakan dalam berbagai industri seperti fotografi, elektronik, hingga teknologi modern.Karena nilai dan kegunaannya tersebut, perak kerap dipilih sebagai instrumen investasi alternatif, terutama ketika pasar keuangan diliputi ketidakpastian.
| Baca juga: Bisa Menabung dan Investasi, Begini Cara Mengelola Gaji UMR |
Jenis perak untuk investasi
Dalam praktiknya, investasi perak umumnya menggunakan perak murni atau fine silver. Artinya, logam ini memiliki kandungan perak sebesar 99,99% tanpa campuran logam lain.Di pasaran, fine silver tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari butiran, batangan, hingga koin.
Keuntungan investasi perak
Berinvestasi perak dinilai sebagai alternatif ideal untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi dan ketidakstabilan ekonomi global. Logam mulia ini memiliki nilai intrinsik yang relatif stabil. Berikut sejumlah keuntungan investasi perak yang dapat dipertimbangkan:1. Tingginya permintaan industri
Perak dibutuhkan oleh banyak industri, terutama sektor teknologi, karena memiliki konduktivitas listrik dan termal yang tinggi. Permintaan industri yang stabil ini berpotensi mendorong pertumbuhan nilai perak dalam jangka panjang.
2. Kenaikan harga lebih cepat
Pergerakan harga perak cenderung lebih agresif dibandingkan logam mulia lainnya. Permintaan kuat dari sektor finansial dan teknologi membuat harga perak bisa melonjak dalam waktu relatif singkat.
Sebagai catatan, harga perak sempat menyentuh level USD49,5 per ons pada 2011 dan hampir USD30 per ons pada 2020. Artinya, harga perak meningkat sekitar 210 persen dibandingkan 2019.
3. Harga lebih terjangkau
Dibandingkan emas, harga perak relatif lebih murah. Keterjangkauan ini membuat perak mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk investor pemula yang ingin mulai berinvestasi logam mulia.
4. Sarana diversifikasi investasi
Perak dapat menjadi instrumen pelengkap dalam portofolio investasi. Diversifikasi ke perak membantu menyeimbangkan risiko dan meminimalkan potensi kerugian saat aset lain mengalami tekanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News