Direktur Distribution & Funding BTN Jasmin. Foto: dok BTN.
Direktur Distribution & Funding BTN Jasmin. Foto: dok BTN.

Incar Pebisnis Surabaya, BTN Pacu Peningkatan DPK

Ade Hapsari Lestarini • 02 Oktober 2022 22:21
Surabaya: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memacu peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), salah satunya gencar memasarkan Tabungan BTN Bisnis. Produk ini diperuntukan bagi para pebisnis, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan melakukan road show ke berbagai kota di Indonesia, di antaranya Kota Surabaya, Jawa Timur.
 
Direktur Distribution & Funding BTN Jasmin mengatakan road show ini merupakan upaya BTN mengenalkan Tabungan BTN Bisnis kepada kota-kota pusat bisnis dengan menyasar pelaku usaha, dari berbagai segmen dan sektor usaha, baik yang berada di industri hulu maupun hilir khususnya UMKM.
 
"Dipilihnya Surabaya selain memiliki penduduk yang padat, juga memiliki UMKM yang sangat banyak. Dengan road show Tabungan BTN Bisnis ini diharapkan respons UMKM di Ibu Kota Jawa Timur ini akan lebih meningkat, kemudian ada gerai-gerai UMKM yang kita fasilitasi," katanya di sela saat Road Show Tabungan BTN Bisnis di Atrium Pakuwon Mall Surabaya, Jawa Timur, dikutip Minggu, 2 Oktober 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya BTN, juga telah melakukan road show Tabungan BTN Bisnis di berbagai daerah seperti Tanah Abang-Jakarta, Singkawang, Semarang dan Medan serta akan menyusul daerah berikutnya antara lain Kota Bandung.
 
Menurut Jasmin, Tabungan BTN Bisnis menjadi salah satu solusi bagi para pelaku usaha yang akan mempermudah transaksi bisnisnya karena memiliki beragam fitur pendukung di antaranya limitasi transaksi yang tinggi untuk transfer. Selain itu, Tabungan BTN Bisnis juga menawarkan fitur yang dapat memudahkan pemantauan dan pencatatan pembukuan transaksi.
 
"Tabungan BTN Bisnis ini memberikan kemudahan transaksi kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, properti dan lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi," urainya.
 
Jasmin menambahkan Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang aliran transaksi di antara para pedagang dari supplier, pengolah bahan baku maupun penjual di rantai bisnis industri. Apalagi pertumbuhan bisnis produk lokal makin diminati dengan kualitas dan produk yang inovatif.
 
Baca juga: BTN Cetak Dana Pihak Ketiga Rp307,3 Triliun di Semester I

"Pertumbuhan bisnis yang pesat perlu didukung layanan perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi dan BTN siap melayani untuk produk Tabungan BTN Bisnis di semua cabang seluruh Indonesia," terangnya.
 
Terkait Tabungan BTN Bisnis, lanjut Jasmin terdapat sejumlah keuntungan atau benefit yang diberikan kepada para pengusaha di antaranya besaran limit transaksi yaitu nilai transfer antar rekening BTN maupun Bank lain lebih besar daripada tabungan biasa. Selain itu, Tabungan BTN Bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan administrasi.
 
"Tabungan BTN Bisnis juga memberikan rincian informasi terkait transaksi bisnis yang detail misalnya mencantumkan identitas pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan QRIS atau EDC dan sebagainya," ungkapnya.
 
Sejak diluncurkan pada Maret 2022 lalu hingga saat ini, Tabungan BTN Bisnis telah meraih jumlah nasabah sebanyak 22.322 rekening dengan dana mencapai Rp2,1 triliun. Adapun transaksi yang dilakukan sebanyak 2,8 juta transaksi. Hingga akhir 2022, Tabungan BTN Bisnis ditargetkan mampu meraih dana murah mencapai Rp7 triliun. Sedangkan untuk diwilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara diharapkan dana Tabungan BIsnis BTN yang bisa diraih sebesar Rp1,4 triliun.
 
"Untuk realisasi di Jatim saja sampai akhir tahun ini kami perkirakan mencapai Rp699 miliar hingga Rp700 miliar dari saat ini yang mencapai sekitar Rp400 miliar. Kita bukan mencari volume, tetapi kualitas transaksi bisnis untuk pebisnisnya, sehingga tepat ekosistemnya," jelasnya.
 
Adapun hal yang menjadi latar belakang BTN menjadikan Alan Budikusuma dan Susi Susanti sebagai Ambassador produk Tabungan BTN Bisnis karena mantan atlet bulutangkis nasional dan peraih medali emas Olimpiade di Barcelona 1992 ini kini menjadi pebisnis produk olahraga.
 
"Alan dan Susi merepresentasikan pengusaha yang sukses dengan produk lokal yang inovatif dan mampu bersaing dengan produk internasional," ujar Jasmin.
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif